Lampung Barat Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak, 22 Ton Beras Disalurkan

Lampung Barat Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak, 22 Ton Beras Disalurkan

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Ahmad Hikami Menyerahkan Secara Simbolis Beras kepada Masyarakat pada Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Taman Kota Liwa. - Foto Dok Diskominfo--

LAMBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat ikut ambil bagian dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak yang digelar di seluruh Indonesia. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melalui Zoom Meeting, Sabtu (30 Agustus 2025).

Di Lampung Barat, pelaksanaan GPM dipusatkan di Taman Kota Liwa untuk Kecamatan Balik Bukit. Sementara 12 kecamatan lainnya juga menggelar kegiatan serupa secara bersamaan. 

Pemkab Lampung Barat menyalurkan total 22 ton beras, dengan rincian 10 ton beras untuk Kecamatan Balik Bukit dan masing-masing 1 ton untuk kecamatan lainnya seperti Lumbok Seminung, Sukau, Batu Brak, Belalau, Batu Ketulis, Sekincau, Pagar Dewa, Way Tenong, Air Hitam, Gedung Surian, Sumber Jaya, serta Kebun Tebu.

Pelaksanaan di tingkat kecamatan dipimpin langsung oleh camat, dengan dukungan unsur Koramil dan Polsek setempat. Program ini menjadi langkah strategis untuk menstabilkan harga pangan, menjamin ketersediaan bahan pokok, serta menekan laju inflasi di Lampung Barat.

BACA JUGA:MUI Lampung Imbau Aksi Unjuk Rasa Disampaikan Secara Damai

Mendagri Tito Karnavian dalam arahannya menekankan pentingnya peran pemerintah daerah untuk memastikan GPM berjalan lancar. 

Ia menggarisbawahi bahwa ketersediaan beras, gula, dan minyak goreng dengan harga terjangkau menjadi prioritas utama. 

Tito juga menegaskan perlunya kerja sama erat antara pemerintah daerah, Forkopimda, serta Perum Bulog agar distribusi pangan bisa tepat sasaran. 

Menurutnya, publikasi kegiatan juga tidak kalah penting agar masyarakat luas mengetahui dan bisa memanfaatkan program ini.

BACA JUGA:Babinsa Kemiling Sukses Jalankan Program Penjualan Beras Murah SPHP

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Lampung Barat, Nata Djudin Amran, menjelaskan bahwa GPM terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa kecuali. 

Pada kegiatan kali ini, Pemkab hanya menyalurkan beras karena stok gula dan minyak goreng di Bulog belum tersedia. Meski demikian, warga tetap bisa memperoleh beras dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasaran, sehingga kebutuhan pokok tetap dapat terpenuhi.

Nata menambahkan, GPM diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat menghadapi fluktuasi pasar. Ia menilai, dengan harga yang lebih terjangkau, daya beli masyarakat bisa tetap terjaga. 

Pemerintah juga memperkirakan antusiasme masyarakat cukup tinggi mengingat harga kebutuhan pokok terus merangkak naik dalam beberapa waktu terakhir.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: