Diduga Asal Jadi, Proyek Jalan Lapen Desa Gedung Ketapang Jadi Sorotan
Warga kecewa proyek Lapen Desa Gedung Ketapang, aspal mudah terkelupas dan kualitasnya dipertanyakan-Foto Hasan-
LAMPURA, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Proyek pembangunan jalan lapisan penetrasi (Lapen) di Desa Gedung Ketapang, Kecamatan Sungkai Selatan, Lampung Utara menuai sorotan tajam dari warga.
Jalan dengan panjang 680 meter dan lebar 3 meter tersebut diduga dikerjakan asal-asalan.
Selain kualitas yang dipertanyakan, proyek ini juga tidak dilengkapi papan informasi dan diduga tidak menggunakan Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebagaimana mestinya.
Pantauan di lapangan memperlihatkan kondisi jalan yang mengkhawatirkan.
BACA JUGA:Hore!! Ribuan Honorer Lampura Jadi PPPK Paruh Waktu
Lapisan aspal terlihat sangat tipis, bahkan dapat terkelupas hanya dengan tangan.
Selain itu, material batu yang digunakan pun diduga tidak sesuai dengan standar teknis untuk pekerjaan Lapen.
Sumantri, selaku kepala tukang, mengaku dirinya hanya mengerjakan proyek tanpa diberikan RAB maupun informasi anggaran.
“Saya diberi pekerjaan ini tanpa RAB, apalagi soal jumlah anggaran. Saya tidak tahu berapa besarannya,” ungkapnya kepada wartawan, Sabtu (16 Agustus 2025).
BACA JUGA:Truk Batu Bara Terus Melintas di Lampung Utara, Warga Masih Resah
Muhammad, salah satu warga setempat, menyatakan kecewa. Menurutnya, proyek yang diduga bersumber dari dana desa itu seharusnya menghasilkan kualitas jalan yang baik.
“Kalau dananya lebih dari seratus juta, jalannya harus bagus. Tapi ini malah tipis, terkesan tambal sulam, dan sejak awal tidak ada papan informasi,” ujarnya sambil memperlihatkan aspal yang mengelupas dengan tangan.
Melihat kondisi tersebut, warga mendesak agar inspektorat dan aparat penegak hukum (APH) segera turun tangan melakukan audit mendalam. Hal ini dinilai penting untuk memastikan dana desa digunakan sesuai aturan dan tidak disalahgunakan.
Hingga artikel ini diturunkan, Kepala Desa Gedung Ketapang, Agus Candra, belum memberikan tanggapan meski telah diupayakan untuk dikonfirmasi oleh wartawan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
