Kursi Kosong DPRD Lampung Utara Hiasi Momen Pidato Kenegaraan Presiden

Kursi Kosong DPRD Lampung Utara Hiasi Momen Pidato Kenegaraan Presiden

Kehadiran minim anggota DPRD Lampung Utara saat pidato presiden tuai sorotan tajam-Foto Hasan-

LAMPURA, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Pemandangan yang tak lazim terlihat di Gedung Paripurna DPRD Lampung Utara, Jumat (15 Agustus 2025). 

Dalam momen Pidato Kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto, sejumlah kursi anggota DPRD tampak kosong.

Pantauan langsung di lokasi, sidang paripurna yang dibuka Ketua DPRD Lampung Utara, M. Yusrizal, hanya dihadiri 26 dari total 45 anggota dewan. 

Jumlah ini terbilang minim, terlebih untuk agenda nasional tahunan yang sarat makna dan menjadi pedoman kebijakan daerah.

BACA JUGA:Wagub Lampung Jihan Kukuhkan Paskibraka 2025 Untuk Upacara HUT RI ke-80

Pidato kenegaraan presiden merupakan agenda tahunan yang memuat arah kebijakan dan program prioritas pemerintah pusat. 

Kehadirannya seharusnya menjadi kewajiban moral dan politik bagi setiap wakil rakyat.

Namun, meski dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Lampung Utara, puluhan kursi anggota dewan tetap kosong bahkan hingga pukul 09.00 WIB, atau satu jam setelah sidang dimulai.

Fenomena ini menuai kritik keras dari berbagai pihak, termasuk Ketua Laskar Merah Putih Perjuangan, Santori. 

BACA JUGA:75 Siswa Baru Ikuti MPLS SRMA 32 Lampung Selatan Selama Dua Pekan

"Pidato kenegaraan presiden setahun sekali ini sangat vital. Isinya memuat kebijakan strategis yang seharusnya menjadi acuan program di daerah," ujarnya.

Santori menilai absennya sebagian besar anggota DPRD mencerminkan rendahnya komitmen dan etika para wakil rakyat. 

Bahkan, ia menyebut fenomena ini kerap terjadi, baik dalam rapat paripurna maupun sidang penting lainnya.

"Ini adalah gambaran kegagalan kepemimpinan di internal dewan. Ketua dewan tidak mampu memobilisasi anggotanya untuk hadir," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: