Tesla Siapkan Cybertruck Mini Bersiap Buka Jalan ke Pasar Global yang Lebih Luas

Tesla Siapkan Cybertruck Mini Bersiap Buka Jalan ke Pasar Global yang Lebih Luas

Tesla Cybertruck akan dijual dengan harga yang lebih terjangkau dan menyasar pasar global.//Foto: DOK/RDB LA.--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Tesla dikabarkan tengah mempersiapkan varian baru dari kendaraan listrik ikoniknya, Cybertruck. 

Namun kali ini, bukan versi raksasa yang hanya bisa dinikmati kalangan berduit, melainkan Cybertruck Mini yang lebih ringkas dan ramah pasar internasional.

Kabar ini mencuat melalui laporan TechRadar yang mengungkap bahwa Tesla telah memulai tahap awal pengembangan Cybertruck Mini. 

Bahkan, model ini sengaja dirancang khusus untuk menjangkau wilayah dengan karakteristik jalan yang sempit serta regulasi kendaraan yang berbeda dari Amerika Serikat seperti di Asia dan Eropa.

BACA JUGA:Ketua TP PKK Lampung Ajak Perempuan Aktif Cegah Kekerasan dan Perilaku Menyimpang Sosial

“Cybertruck versi kompak sudah masuk fase awal pengembangan,” tulis laporan tersebut, Minggu (3 Agustus 2025), mengutip sumber internal yang mengetahui proyek tersebut.

CEO Tesla, Elon Musk, sebelumnya sudah memberi isyarat soal rencana ini. Ia menilai ukuran Cybertruck standar yang masif memang kurang sesuai untuk banyak negara di luar AS.

“Kami memang pernah membicarakan kemungkinan membuat versi yang lebih kecil, terutama jika permintaan internasional cukup kuat,” ungkap Musk dalam sebuah forum daring tahun lalu.

Cybertruck standar saat ini dibanderol di atas US$ 60.000 (sekitar Rp 990 juta), menjadikannya produk premium yang lebih condong ke kalangan atas. Varian mini diyakini akan hadir dengan harga yang lebih bersahabat, sehingga bisa menarik minat pasar yang lebih luas.

BACA JUGA:Pasar Tengah Bandar Lampung Sepi, Banyak Ruko Tutup dan Trotoar Dikuasai PKL

Langkah Tesla menghadirkan Cybertruck Mini dinilai strategis. 

Pasar Asia, khususnya Jepang dan Indonesia, membutuhkan kendaraan listrik yang lebih kompak untuk menyesuaikan kondisi jalanan yang padat. 

Sementara di Eropa, regulasi emisi dan ukuran kendaraan yang ketat membuat model besar sulit berkembang.

“Jika Cybertruck Mini benar-benar diluncurkan, ini bisa mengubah citra Tesla dari produsen EV mewah menjadi merek yang lebih inklusif,” ujar analis otomotif dari Global EV Research, David Harrell.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: