Imbas Belanja Serba Online, Pasar Bawah Ramayana Sepi Pembeli

Imbas Belanja Serba Online, Pasar Bawah Ramayana Sepi Pembeli

Pasar Bawah Ramayana sepi akibat tren belanja online yang semakin praktis dan digemari masyarakat-Foto Riko-

MEDIALAMPUNG.CO.ID — Perkembangan teknologi digital yang mendorong tren belanja online rupanya berdampak langsung terhadap aktivitas jual beli di pasar tradisional

Salah satunya terjadi pada Pasar Bawah Ramayana di Jalan Radin Intan, Tanjung Karang Pusat,, Kota Bandar Lampung, yang kini tampak sepi pengunjung.

Pantauan medialampung.co.id pada Senin, 7 Juli 2025, menunjukkan suasana pasar yang lesu, tanpa aktivitas pembeli yang berarti. Banyak kios buka, namun pembeli nyaris tak terlihat.

Menurut Tresno, salah satu pedagang di pasar tersebut, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama sejak kebiasaan masyarakat mulai bergeser ke belanja online.

BACA JUGA:Habiskan Dana Rp9 Miliar, Pasar UMKM Milik Pemprov Lampung Justru Terbengkalai

“Hal seperti ini tidak menguntungkan bagi kami ya para penjual, karena dagangan kami sepi pembeli sementara kebutuhan harus dipenuhi setiap harinya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sebagian besar konsumen kini memilih belanja daring karena dianggap lebih praktis dan efisien. 

Dampaknya, pedagang pasar tradisional harus berjuang keras agar bisa bertahan di tengah perubahan zaman.

“Kalau seperti ini terus kami bisa rugi dan tidak dapat keuntungan. Tidak usah berpikir untung, balik modal saja sudah bersyukur sepertinya,” tambahnya dengan nada khawatir.

BACA JUGA:Pemprov Lampung Aktifkan Kembali Agus Nompitu sebagai Kadisnaker

Kondisi ini memunculkan kemungkinan bahwa para pedagang pasar pun akan beralih ke platform online. 

Meski demikian, tidak semua pedagang memiliki kemampuan atau fasilitas untuk beradaptasi dengan cepat terhadap digitalisasi.

“Ya namanya persaingan dan juga berjualan pasti ada pasang surutnya, namun kami sebagai pedagang tetap berharap ada solusi terbaik,” tutup Tresno.

Di tengah perkembangan era serba digital, pedagang pasar tradisional berharap adanya perhatian dan solusi nyata dari berbagai pihak agar keberlangsungan usaha mereka tetap terjaga.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait