Petugas Kebersihan RSD Ryacudu Kotabumi Mogok Kerja Akibat Gaji Tunggakan 5 Bulan
Sampah bertebaran di berbagai sudut RSD Ryacudu Kotabumi akibat petugas kebersihan mogok kerja-Foto Hasan-
LAMPURA, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Petugas kebersihan (cleaning service) di Rumah Sakit Daerah (RSD) HM Mayjen (Purn) Ryacudu Kotabumi melakukan aksi mogok kerja.
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes akibat gaji mereka yang belum dibayar selama 5 bulan berturut-turut.
Kondisi ini membuat petugas kebersihan tidak melaksanakan tugas mereka, yang berdampak langsung pada kebersihan fasilitas rumah sakit.
Salah satu pihak terkait yang terkena dampak adalah petugas security yang juga belum menerima gaji selama beberapa bulan.
BACA JUGA:Robot Kini Mampu Belajar dari Video Seperti Manusia: Terobosan AI dari Cornell University
Pihak rumah sakit mengakui adanya tunggakan pembayaran selama 9 bulan kepada vendor yang mengelola kebersihan dan keamanan.
Hal ini menyebabkan petugas kebersihan dan keamanan kesulitan menerima pembayaran gaji mereka.
Menurut Direktur RSD HM Mayjen (Purn) Ryacudu Kotabumi, Aida Fitria, masalah tersebut disebabkan oleh belum dibayarkannya klaim BPJS, yang merupakan salah satu sumber penghasilan terbesar rumah sakit.
"Akibat cuti bersama, klaim BPJS belum bisa diproses, sehingga angsuran kepada vendor terhambat, yang berdampak pada pembayaran gaji petugas," jelas Aida saat dikonfirmasi pada Jumat, 25 April 2025.
BACA JUGA:Wali Kota Bandar Lampung Siap Berdialog dengan Pendemo, Namun Pertemuan Batal
Sementara itu, Kepala Sanitasi dan Koordinator Cleaning Service, Halimah, menjelaskan bahwa kondisi kebersihan rumah sakit kini semakin memprihatinkan.
Tidak adanya petugas kebersihan membuat situasi semakin rumit, dengan sampah yang menumpuk di berbagai area rumah sakit.
“Karena tidak ada petugas kebersihan, kami terpaksa melibatkan petugas kesehatan untuk mengumpulkan sampah dan melakukan pembersihan secara manual,” ujar Halimah.
Menurut pantauan Medialampung.co.id di lokasi menunjukkan bahwa absennya petugas kebersihan membuat suasana rumah sakit semakin kumuh.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




