Sejarah Perkembangan Sepeda Motor di Indonesia: Dari Masa Kolonial hingga Era Digital

Sejarah Perkembangan Sepeda Motor di Indonesia: Dari Masa Kolonial hingga Era Digital

Dari zaman kolonial Belanda sampai motor matic di zaman modern, inilah evolusi sepeda motor Indonesia-Ilustrasi: Budi Setiawan-

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Pernahkah kamu membayangkan bagaimana awal mula sepeda motor hadir di Indonesia? 

Saat ini, motor jadi bagian dari gaya hidup kita—bukan cuma alat transportasi, tapi juga simbol kebebasan, kecepatan, bahkan identitas. 

Tapi sebelum semua itu, sepeda motor punya sejarah panjang dan menarik yang dimulai jauh sebelum kita lahir, bahkan sebelum Indonesia merdeka.

Yup, sepeda motor pertama kali mengaspal di tanah air saat Indonesia masih berada di bawah kendali kolonial Belanda. 

Saat itu, kendaraan ini bukan untuk semua orang—hanya golongan elite dan pejabat yang bisa menikmatinya. 

Tapi seiring waktu, segalanya berubah. Dari barang mewah jadi kebutuhan sehari-hari. Dari motor konvensional jadi motor listrik dengan teknologi canggih. 

Dan semua itu tak lepas dari peran pemerintah, pabrikan lokal, hingga perkembangan teknologi digital yang makin menggila.

Yuk, kita telusuri bareng bagaimana perjalanan sepeda motor di Indonesia dari masa ke masa!

 

Awal Kedatangan Sepeda Motor di Era Kolonial

Di awal abad ke-20, sepeda motor pertama kali masuk ke Hindia Belanda (sekarang Indonesia) sebagai barang impor. 

Motor-motor ini bukan buat rakyat biasa, lho. Hanya kalangan atas dan penjajah Belanda yang bisa memilikinya.

Pada masa itu, merk-merk seperti Harley-Davidson, Norton, dan BSA mulai terlihat di jalan-jalan kota besar seperti Batavia (Jakarta), Surabaya, dan Bandung.

 Sepeda motor lebih dianggap simbol status sosial dibanding alat transportasi massal. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: