Misteri dan Keindahan Gunung Peyek, Permata Tersembunyi di Bogor

Misteri dan Keindahan Gunung Peyek, Permata Tersembunyi di Bogor

Kolam pemandian air panas di Gunung Preyek - Foto instagram @indotravellers.co--

BACA JUGA:Musisi Legendaris Acil Bimbo Wafat di Usia 82 Tahun, Indonesia Berduka

Gunung Peyek berada di kawasan Parung, Bogor, tepatnya di Jalan Pasar Ciseeng menuju Kampung Jeletreng. 

Rute terbaik adalah keluar dari tol Bogor-Parung, lalu melanjutkan perjalanan ke Kedung Halang hingga masuk ke kompleks TNI AD. Dari sana, pengunjung bisa bertanya ke warga untuk menemukan lokasi.

Sepanjang perjalanan, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan persawahan luas. Keasrian alam menjadi nilai tambah, terutama bagi mereka yang ingin menjauh dari hiruk pikuk kota. 

Namun, akses jalan cukup sempit dan belum ramah untuk kendaraan roda empat. Motor menjadi pilihan transportasi paling ideal.

BACA JUGA:Nasi Sisa Jangan Dibuang, Ubah Jadi Cireng Nasi Kriuk yang Gurih

Waktu terbaik berkunjung adalah sore hari. Selain bisa menikmati suasana sejuk, pengunjung juga bisa menyaksikan matahari terbenam dengan latar sawah dan kolam air panas. 

Sebaliknya, datang saat tengah hari kurang disarankan karena cuaca terasa terik. Begitu juga saat musim hujan, risiko petir menjadi alasan untuk lebih berhati-hati.

Salah satu keuntungan berkunjung ke Gunung Peyek adalah suasananya yang masih sepi. Tidak seperti pemandian air panas populer lain di Bogor, tempat ini relatif jarang diketahui wisatawan dari luar kota.

Bagi sebagian orang, kondisi ini justru menjadi kelebihan karena bisa menikmati suasana tenang tanpa keramaian.

BACA JUGA:Cara Membuat Nasi Uduk Tanpa Santan: Gurih, Harum, dan Lebih Ramah Kesehatan

Namun, sepinya pengunjung juga berarti fasilitas wisata belum berkembang maksimal. Pengunjung disarankan membawa bekal makanan dan minuman sendiri. 

Meski begitu, keramahan warga sekitar akan membuat pengalaman berkunjung terasa hangat.

Selain menjaga kebersihan, pengunjung juga diimbau untuk menghormati adat setempat. Banyak warga masih menganggap Gunung Peyek sebagai tempat sakral. 

Oleh karena itu, sopan santun dan tata krama sangat penting dijaga. Dengan begitu, wisata bisa berjalan harmonis tanpa mengganggu keyakinan lokal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: