Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Bawah Jembatan Gantung

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Bawah Jembatan Gantung

Medialampung.co.id - Ditengah kesibukan menghadapi banjir, masyarakat Kampung Karang Agung Kecamatan Pakuan Ratu dikejutkan dengan penemuan mayat pria tanpa identitas di bawah jembatan gantung yang menghubungkan dusun I dan dusun II Kampung setempat pada pukul Sabtu (22/1) pukul 13.15 WIB.

“Yang melihat keberadaan mayat itu pertama kali adalah Yusman, yang saat itu melihat debit air yang memang sedang besar-besarnya, setelah mengetahui ada mayat mengambang ia langsung melaporkan pada Kepala Kampung,” ujar Ashari Ketua Karang Taruna Kampung Karang Agung, yang harinya beramai ramai melihat ke lokasi yang diterangkan Yusman.

“Mayat lelaki tinggi besar itu sekarang sudah dievakuasi warga, dan kami sedang menunggu kedatangan Tim Medis dan Aparat dari Polsek Pakuon Ratu, sementra dari yang lihat diperkirakan pria yang ditemukan hanyut di sungai tersebut memiliki tinggi badan kurang lebih 170, mengenakan singlet putih dan baju hitam putih, dengan tidak memakai celana, dengan posisi mengangkang dan Muka yang sudah hancur,” imbuhnya.

Keterangan Ashari dibenarkan oleh Yusman, yang merasa sangat terkejut sekaligus takut melihat mayat tersebut, 

“Untung saya tidak terjatuh, karena saat saya melihat mayat itu saya sedang berada di jembatan gantung, dan buru-buru memberitahu warga, apalagi mukanya jelas sekali hancur,” ujar Yusman. 

Terpisah, diterangkan pada tiga hari lalu, Sumaidi warga Kampung Kedaton Kecamatan Kasui Waykanan dikabarkan hilang dan diduga terbawa arus sungai Umpu yang tiba-tiba meluap, dimana warga Kedaton tersebut sebelumnya ditinggalkan anak kandungnya di pinggir sungai karena akan membawa serta 3 ekor sapi peliharaannya menyeberang.

“Sebenarnya  waktu itu saya ke kebun dengan bapak, tetapi karena Bapak pulangnya bawa sapi menyeberangi sungai saya disuruh pulang duluan dengan menggunakan sepeda motor, namun ditunggu hingga pukul 18.00 WIB sore Bapak belum juga sampai ke rumah, kami akhirnya menyusul ke sungai dan bapak tidak terlihat akan tetapi sapinya ada, team dari BPBD, TNI-POLRi dan masyarakat sudah mencari tapi belum juga ketemu,” ujar Firdaus, anak Sumaidi. (sah/mlo)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: