Pelestarian Adat dan Pertunjukan Seni di Istano Basa Pagaruyung

Pelestarian Adat dan Pertunjukan Seni di Istano Basa Pagaruyung

Tari Randai memadukan unsur tari, musik, dan seni peran yang menceritakan kisah-kisah rakyat atau legenda Minangkabau.-Foto TikTok/alua.jo.patuik0-

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Istano Basa Pagaruyung merupakan simbol kejayaan budaya Minangkabau yang tidak hanya berfungsi sebagai bangunan bersejarah, tetapi juga sebagai pusat pelestarian adat dan pertunjukan seni tradisional

Keberadaan istana ini memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Minangkabau. 

Di tengah arus modernisasi yang semakin kuat, Istano Basa Pagaruyung tampil sebagai ruang hidup budaya yang terus aktif dan relevan.

Sebagai pusat kegiatan budaya, Istano Basa Pagaruyung secara rutin digunakan untuk berbagai pertunjukan seni tradisional Minangkabau. 

BACA JUGA:Gubernur Mirza Dorong Hilirisasi Ekraf Lampung, Targetkan Tembus Pasar Global

Beragam tarian khas seperti Tari Piring, Tari Randai, dan Tari Indang kerap dipentaskan di halaman maupun ruang-ruang istana. 

Pertunjukan ini biasanya diselenggarakan dalam rangka penyambutan tamu, peringatan hari besar adat, hingga agenda pariwisata daerah. 

Melalui seni pertunjukan tersebut, masyarakat Minangkabau tidak hanya menampilkan keindahan gerak dan musik, tetapi juga menyampaikan pesan moral, nilai kebersamaan, serta filosofi hidup yang berakar kuat pada adat.

Tari Piring, misalnya, menggambarkan rasa syukur masyarakat agraris Minangkabau atas hasil panen yang melimpah. 

BACA JUGA:Tausiyah Ustadz Abdul Somad Warnai Doa untuk Negeri di Bandar Lampung

Gerakan yang dinamis dengan piring di tangan penari menjadi simbol keseimbangan antara kerja keras dan keharmonisan hidup. 

Sementara itu, Tari Randai memadukan unsur tari, musik, dan seni peran yang menceritakan kisah-kisah rakyat atau legenda Minangkabau. 

Pertunjukan Randai biasanya dilakukan secara melingkar, mencerminkan nilai musyawarah dan kebersamaan yang menjadi dasar kehidupan sosial masyarakat adat.

Selain tarian, musik tradisional Minangkabau juga menjadi bagian tak terpisahkan dari aktivitas seni di Istano Basa Pagaruyung. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: