Menguak Fakta Ilmiah di Balik Mitos Kopi: Ini Penjelasan Sebenarnya
Simak fakta ilmiah yang membantah mitos seputar kopi-Foto Freepik-
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Bagi banyak orang, secangkir kopi bukan hanya sekadar minuman, tetapi sahabat setia untuk memulai hari.
Aroma yang menggoda, rasa pahit yang khas, dan efek stimulan dari kafein menjadikan kopi bagian penting dari rutinitas pagi.
Namun, meski begitu populer, kopi masih dikelilingi berbagai mitos yang belum terbukti kebenarannya. Banyak anggapan yang beredar di masyarakat justru bertolak belakang dengan temuan ilmiah.
Artikel ini akan mengupas empat mitos populer tentang kopi dan membandingkannya dengan fakta sains modern.
BACA JUGA:Kucing Ternyata Bisa Mengenali Manusia Melalui Aroma Tubuh
1. Dark Roast Mengandung Lebih Banyak Kafein
Salah satu mitos yang paling umum adalah bahwa kopi dengan sangrai gelap (dark roast) memiliki kandungan kafein lebih tinggi karena rasanya lebih kuat.
Padahal, penelitian dari Thomas Jefferson University (2017) justru menunjukkan bahwa kopi dengan tingkat sangrai medium mengandung kafein lebih banyak dibandingkan dark roast, meskipun berasal dari biji yang sama.
Proses sangrai yang lebih lama pada dark roast menyebabkan sebagian kandungan kafein menguap. Jadi, rasa yang lebih kuat pada dark roast lebih disebabkan oleh reaksi kimia selama pemanggangan, bukan karena kandungan kafeinnya yang lebih tinggi.
BACA JUGA:Pohon Bisa Jadi Detektor Alami Letusan Gunung Berapi
2. Kopi Dapat Menghambat Pertumbuhan Anak
Mitos lainnya menyebutkan bahwa anak-anak yang minum kopi akan mengalami gangguan pertumbuhan. Namun, dr. Roy Kim dari Cleveland Clinic menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan kafein menghambat pertumbuhan tulang pada anak.
Kafein memang bisa menurunkan nafsu makan, namun efek ini tidak cukup signifikan untuk mengganggu perkembangan tubuh secara keseluruhan.
Meski begitu, kopi tetap bukan pilihan minuman ideal bagi anak-anak karena bisa menyebabkan gangguan tidur, kecemasan, dan detak jantung tidak teratur.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
