Polres Lampung Barat Bersama Tim Gabungan Evakuasi Harimau Liar di Suoh

Polres Lampung Barat dan BKSDA evakuasi harimau liar dari kandang jebak--
MEDIALAMPUNG.CO.ID - Proses evakuasi harimau liar di Kabupaten Lampung Barat menjadi bukti nyata sinergi antara Polres Lampung Barat, BKSDA Bengkulu, TNI, dan masyarakat lokal.
Pada Jumat (13 Desember 2024), seekor harimau betina yang terperangkap di box trap di Talang Santani, Pekon Sukamarga, Kecamatan Suoh, berhasil dievakuasi dalam operasi gabungan.
Evakuasi ini dimulai sejak pukul 06.00 WIB oleh Tim 1 yang memastikan kondisi kandang jebak dan menjaga satwa agar tidak dehidrasi dengan menyemprotkan air isotonik.
Proses ini melibatkan berbagai tahapan penting, termasuk persiapan tandu untuk pengangkutan.
BACA JUGA:Polisi Selidiki Insiden Keracunan Massal di Novotel, Pihak Hotel Diperiksa
Pada pukul 13.54 WIB, pembiusan pertama dilakukan oleh dokter hewan dari BKSDA Bengkulu.
Meski sempat gagal, upaya pembiusan kedua dan ketiga berhasil.
Setelah harimau dalam kondisi aman, proses identifikasi dilakukan oleh Dokter Hewan Erni Suyanti.
Evakuasi dilanjutkan dengan mengangkut harimau menggunakan tandu sejauh 2 kilometer menuju kandang angkut, dengan bantuan relawan dari lima desa setempat.
BACA JUGA:Puluhan Pengunjung Hotel Novotel Keracunan Makanan
Kapolres Lampung Barat, AKBP Rinaldo Aser SH SIK MSI, melalui Kapolsek Bandar Negeri Suoh IPTU Andi Junaidi, menyampaikan apresiasinya terhadap kerja sama berbagai pihak.
Menurutnya, keberhasilan ini adalah wujud kepedulian terhadap pelestarian satwa liar yang dilindungi.
“Sinergi ini merupakan langkah penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem di wilayah Lampung Barat,” ujarnya.
Satwa harimau liar ini akan mendapatkan perawatan di lembaga konservasi, menjauhkan potensi konflik dengan manusia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: