Lampung Miliki 9.524 Perpustakaan, Baru 151 yang Terakreditasi

Lampung Miliki 9.524 Perpustakaan, Baru 151 yang Terakreditasi

Ilustrasi perpustakaan di Lampung--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Provinsi Lampung tercatat memiliki sebanyak 9.524 perpustakaan yang tersebar di berbagai institusi, mulai dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), perguruan tinggi, hingga desa atau kelurahan, serta komunitas baca.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung, Riski Sofyan, menyebutkan bahwa dari jumlah tersebut, baru 151 perpustakaan yang telah terakreditasi, sementara 19 perpustakaan desa sedang dalam proses pengajuan akreditasi.

"Saat ini, di Lampung ada 151 perpustakaan yang sudah terakreditasi. Selain itu, terdapat 19 perpustakaan desa yang sedang dalam proses pendampingan untuk persiapan dan penilaian akreditasi," Kata Riski pada Selasa 10 Desember 2024.

Riski memaparkan rincian perpustakaan yang telah terakreditasi, yakni 35 perpustakaan SD, 38 perpustakaan SMP, 32 perpustakaan SMA, 16 perpustakaan perguruan tinggi, 8 perpustakaan desa, 7 perpustakaan khusus, 14 perpustakaan kabupaten/kota, dan 1 perpustakaan tingkat provinsi.

BACA JUGA:Disperkimciptaru Lampung Utara Tutup Mata, Rekanan Inisiatif Bangun Gorong-gorong

BACA JUGA:Satlantas Polresta Bandar Lampung Raih Tiga Penghargaan Bergengsi di Rakernis Lalu Lintas 2024

Riski menekankan bahwa perpustakaan merupakan salah satu pilar utama dalam mendukung kemajuan pendidikan, penelitian, dan literasi masyarakat. 

Oleh karena itu, akreditasi diperlukan untuk memastikan mutu layanan perpustakaan sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan (SNP).

"Akreditasi perpustakaan adalah langkah strategis untuk memastikan pengelolaan perpustakaan dilakukan secara profesional dan memberikan layanan terbaik bagi masyarakat," jelasnya.

Ia juga menyebut bahwa akreditasi bertujuan meningkatkan kualitas perpustakaan agar dapat berperan optimal dalam mendukung tujuan institusi masing-masing.

BACA JUGA:Investasi di Bandar Lampung Capai 48 Persen Hingga September 2024

BACA JUGA:Kejati Lampung Amankan Bukti Uang 1,4 Juta USD Terkait Dugaan Korupsi Dana Migas PT LEB

Selain itu, akreditasi memberikan pengakuan formal terhadap mutu perpustakaan serta mendorong inovasi dalam layanan yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dalam upaya mendukung akreditasi, Perpustakaan Nasional telah menetapkan beberapa kebijakan strategis. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: