Indonesia Punya 6 Wilayah Penghasil Emas, Diantaranya Sumatera Utara

Indonesia Punya 6 Wilayah Penghasil Emas, Diantaranya Sumatera Utara

--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Selain memiliki sumberdaya meneral terbesar juga Indonesia berpotensi memiliki endapan emas tersebar hampir merata setiap daerah di tanah air.

Hal tersebut Berdasarkan data United States Geological Survey (USGS) 2020 yang diolah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Indonesia tercatat memiliki 2.600 ton emas atau 5% dari total cadangan emas dunia sebesar 50.300 ton.

Berdasarkan informasi yang beredar di media, Indonesia pemilik cadangan emas terbesar kelima di dunia, setelah Australia, Rusia, Amerika Serikat, dan Afrika Selatan.

Meskipun demikian, eksplorasi emas di Indonesia sementara belum dilakukan secara optimal.

BACA JUGA:Program KUR BRI 2023 Dilarang Untuk Digunakan Dalam 3 Hal Berikut Ini

Kemudian, untuk mengetahui wilayah mana sajakah terkenal sebagai penghasil emas terbesar di Indonesia, diantaranya sebagi berikut.

1). Kabupaten Mimika

Wilayah Mimika merupakan salah satu kabupaten yang terletak di Provinsi Papua Tengah. Di kabupaten tersebut terletak di Kecamatan Tembagapura, memiliki lokasi Tambang Emas Grasberg, juga salah satu Tambang Emas terbesar di dunia.

Dengan cadangan emas yang diperkirakan sebesar 106,2 juta ons, tambang emas ini bisa menghasilkan sekitar 240 kg emas murni setiap harinya.

BACA JUGA:Sejumlah Bendera Parpol Masih Terpampang di Tugu Damar Tuhuk, Ini Kata Bawaslu Pesisir Barat

Terhitung dari 10 tahun terakhir, produksi emas Grasberg mencapai produksi tertingginya di tahun 2018, mencapai hingga 2,7 juta ons.

Dari angka tersebut meningkat 68,75% dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, pada 2019 hingga tahun 2020, produksi mengalami penurunan signifikan.

Hal tersebut disebabkan adanya transisi pengelolaan tambang dari model terbuka atau open pit ke tambang bawah tanah atau underground.

Ketika tambang bawah tanah sudah dapat beroperasi dengan kapasitas penuh di tahun 2021, produksi emas meningkat menjadi 1,3 juta ton dan terus mencatatkan peningkatan pada 2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: