Belajar Tentang Kopi, Peratin Bedudu Kirim Pemuda-Pemudi ke Banten

Belajar Tentang Kopi, Peratin Bedudu Kirim Pemuda-Pemudi ke Banten

--

LAMBAR, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan masyarakat tentang kopi yang menjadi produk unggulan sekaligus menjadi identitas Kabupaten Lampung Barat

Pemerintah Pekon Bedudu, Kecamatan Belalau, Kabupaten Lampung Barat mengirim para pemuda-pemudi untuk melakukan studi kaji ke wilayah Kasepuhan Karang, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, Kamis 10 Juli 2023.

BACA JUGA:Ini Putra Terbaik Pesisir Barat yang Lulus Penerimaan Terpadu Bintara Polri

Disana, para pemuda-pemudi Pekon Bedudu ini akan belajar banyak hal mulai dari perawatan tanaman untuk menghasilkan biji kopi berkualitas hingga proses panen dan pengolahan pasca panen agar menghasilkan kopi dengan kualitas terbaik. 

Peratin Bedudu Alexander Metias, S.E, menuturkan, kunjungan study kaji pemuda pemudi pekon bedudu ke banten ini merupakan hasil kerjasama pemerintah pekon setempat dengan Rainforest Alliance, atau salah satu organisasi yang salah satunya konsen pada upaya untuk meningkatkan penghidupan petani dan masyarakat sekitar hutan. 

BACA JUGA:10 Guru PAI di Pesisir Barat Akan Ikuti PPG Tahun 2023

“Jadi Pemuda pemudi Pekon Bedudu ini akan mengunjungi wilayah kasepuhan karang, sebagai salah satu wilayah yang sudah sukses di bidang perkebunan, salah satunya kopi. Semoga banyak ilmu yang bisa didapat di sana, kemudian bisa diterapkan disini, apalagi secara geografis dan cuaca disana sama dengan Lampung Barat,” ungkap Alex.

Lebih lanjut Alex berharap study kaji itu bisa menumbuhkan motivasi serta pengertian kepada para pemuda-pemudi tentang pentingnya peningkatan mutu hasil kopi melalui proses belajar langsung kepada para petani sukses.

BACA JUGA:Kenali Penyebab Jerawat, Jangan Dibiarkan Meradang

“Dengan mengirim anak-anak muda, semoga bisa lebih maksimal menyerap seluruh ilmu yang ada. Selanjutnya mereka bisa menerapkan dan mengajarkan masyarakat di lingkungan sekitar untuk meningkatkan produktivitas maupun mutu kopi atau mereka nantinya bisa menjadi pendamping untuk petani lainnya di Pekon Bedudu,” harapnya.

Terakhir, pihaknya mengucapkan terima kasih atas terlaksananya kegiatan study kaji itu yang difasilitasi dan didukung penuh oleh Rainforest Alliance, dimana selain pemberdayaan. Organisasi tersebut juga banyak membantu masyarakat untuk menjaga serta merawat fungsi hutan adat di wilayah setempat.*

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: