Buka Kick Off Kopi Lampung Begawi, Bangkitkan Kreativitas, Inovasi Para Pelaku Usaha-Petani Kopi

Buka Kick Off Kopi Lampung Begawi, Bangkitkan Kreativitas, Inovasi Para Pelaku Usaha-Petani Kopi

--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membuka Kick Off Kopi Lampung Begawi 2022 di Gedung Graha Wangsa Bandarlampung, Selasa (4/10).

Kegiatan tersebut mengusung tema "Robusta Lampung Membangun Negeri", acara Puncak Kopi Lampung Begawi 2022 akan diselenggarakan di Sarinah, Jakarta pada 8-9 Oktober 2022 mendatang dengan tujuan membangkitkan kreativitas serta inovasi para pelaku usaha serta petani kopi. 

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan kopi tidak hanya bisa dimanfaatkan untuk minuman saja. Namun, ditangan orang kreatif dan terampil, bubuk kopi dapat diolah menjadi benda seni yang bernilai tinggi.

"Harapan nya kegiatan ini bisa memperluas pasar dalam negeri dan mendorong petani serta IKM untuk menghasilkan produk berkualitas. Dengan harapan kopi robusta Lampung lebih dicintai dan dikenal oleh masyarakat luas," kata Gubernur Arinal saat dimintai keterangan para awak media, Selasa (4/10).

BACA JUGA:Pemerintah Pusat Realisasikan DID Rp11 Miliar

Berdasarkan data dari International Coffee Organization (ICO), konsumsi kopi dalam negeri pada tahun 2019-2020 sebanyak 288 ribu ton dan meningkat menjadi 300 ribu ton pada tahun 2020-2021 atau naik lebih dari 4 persen.

"Kondisi ini menjadi peluang sekaligus tantangan bagi kita, agar pengembangan kopi dari sektor hulu yaitu para petani dapat meningkatkan produktivitas. Hal itu, sekaligus sebagai upaya dalam peningkatan kualitas hasil panen sehingga dapat memenuhi permintaan pasar," terangnya. 

Menurutnya, produksi kopi di Indonesia pada tahun 2021 mencapai 774.600 ton. Dimana Provinsi Lampung memberikan kontribusi sebesar 118.000 ton dan penyumbang terbesar kedua setelah Provinsi Sumatera Selatan. 

"Produksi kopi Lampung sekitar 67 persen, masih diekspor dalam bentuk green bean. Sedangkan sisanya, mensuplai kebutuhan kopi domestik. Pengembangan ini, menjadi tanggung jawab bersama dalam mendampingi para petani dan IKM," ungkapnya. 

BACA JUGA:10 Kopi Lampung Terbaik Bakal Dipamerkan di Gedung Sarinah

Gubernur Arinal juga meminta agar para industri besar maupun industri kecil menengah untuk dapat tumbuh saling mengisi dan melengkapi permintaan para konsumen kopi di tanah air.

"Keberadaan industri lokal skala besar harus bisa menjadi penyangga bagi fluktuasi harga kopi di pasar internasional. Meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan tidak kalah penting adalah upaya dalam meningkatkan pendapatan negara lewat pajak dan peningkatan PDRB," katanya. 

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Elvira Umihanni, mengatakan kegiatan tersebut sebagai upaya untuk mendorong petani kopi dan IKM kopi dalam menghasilkan produk yang berkualitas dan berdaya saing.

"Kegiatan ini untuk mengenalkan produk robusta Lampung di pasar nasional khususnya wilayah Jabodetabek sekaligus memperluas pasar di dalam negeri," pungkasnya. (ded/mlo)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: