Kasus Saldo Kosong Penerima Manfaat PKH dan BPNT di Way Kanan Bertambah

Kasus Saldo Kosong Penerima Manfaat PKH dan BPNT di Way Kanan Bertambah

Ilustrasi saldo kosong-freepik-

WAY KANAN, MEDIALAMPUNG.CO.ID - Kosongnya saldo rekening penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Way Kanan bukanlah sebuah cerita lagi.

Namun masalah yang sudah berlarut-larut ini, belum ada penanganan yang serius dari Dinas terkait yang justru tutup mata akan hal itu seakan tidak ada problem yang harus diatasi di lapangan.

Diketahui sebelumnya, pada tahun 2020 terdapat 5 KPM BPNT Kampung Bengkulu Jaya yang mengeluh sebab sudah satu tahun mereka mendapati saldo ATM-nya kosong dan tidak ditemukan petugas yang mengkroscek langsung apa yang menjadi keluhan masyarakat tersebut.

Dan di tahun 2021 jumlah tersebut bukan berkurang dan justru bertambah sementara para penerima ini berharap agar Dinas terkait dapat memberikan solusi bukan Harapan Palsu.

BACA JUGA:BPS Lambar Gelar Rakor Pendataan Awal Regsosek

Mirisnya lagi di tahun 2022, jumlah kekosongan saldo meningkat hingga 50% dari tahun sebelumnya dimana pada tahun ini didapati puluhan KPM yang saldo BPNT dan PKH nya kosong.

"Ya, kalau sudah bertahun-tahun kosong bisa jadi data penerima itu sudah dihapus dari DTKS nya atau dicabut dari penerima manfaat, kalau bicara layak atau tidak sudah tentu yang kosong ini layak karena kami yang merasakan, sementara untuk perbaikan saya rasa setiap tahun ada perbaikan data tapi tidak menemukan hasil sebab meskipun telah perbaikan nyatanya saldo kami tetap kosong," ungkap Dewi, salah satu penerima Manfaat.

Dikonfirmasi terpisah salah satu pendamping PKH di Kecamatan Umpu Semenguk, Sri memaparkan terkait kosong nya saldo PKH untuk kampung yang ia dampingi masih dalam perbaikan data.

"Kalau untuk kampung dampingan saya sejauh ini yang saldo nol kendala karena status KPM masih pemadanan NIK pak dan sudah di tindak lanjuti tinggal menunggu proses dari kementerian sosialnya," jelas Sri, Rabu (21/9).

BACA JUGA:Korupsi Dana Desa, Mantan Peratin Lombok Timur Ditangkap Unit Tipikor Sat-Reskrim Polres Lambar

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Way Kanan Bismi tidak menjawab meskipun kontak dalam keadaan Aktif.

Hal yang sama juga dengan Koordinator Kabupaten Pebri tidak memberikan keterangan apapun.(sah/mlo)

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: