Warga Berencana Tak Salurkan Hak Suara di Pemilu 2024

Warga Berencana Tak Salurkan Hak Suara di Pemilu 2024

Pemilu 2024--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Masyarakat di wilayah empat Pekon terpencil yakni Pekon Bandar Dalam, Way Tiyas, Siring Gading, dan Way Haru, Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), dikabarkan tidak akan menyalurkan hak pilihnya pada pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024 mendatang.

Pasalnya, masyarakat yang ada di wilayah itu hingga kini menuntut ada pembangunan atau peningkatan akses jalan utama menuju wilayah terisolir itu, tapi tak kunjung terealisasi.

Salah satu tokoh masyarakat Pekon Way Haru, M.Romzi, membenarkan jika masyarakat yang telah memiliki hak suara di wilayah terisolir di empat Pekon di Kecamatan Bangkunat, salah satu di Pekon Way Haru berencana tidak akan menyalurkan hak suaranya pada Pemilu 2024 mendatang, baik Pemilihan Presiden (Pilpres) maupun Pemilihan Legislatif.

“Kami masyarakat yang ada di wilayah ini sudah sering mengadukan nasib baik ke Pemerintah maupun legislatif agar jalan utama menuju Pekon ini bisa segera dibangun, tapi belum juga terlaksana,” katanya, Senin (5/9).

BACA JUGA:Suharso Monoarfa Resmi Diberhentikan dari Jabatan Ketum PPP

Dijelaskannya, untuk di wilayah empat Pekon terisolir ini ada sekitar 6.000 Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari jumlah 20 ribu jiwa lebih masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil. Untuk itu, jika pembangunan akses jalan utama yang melintasi kawasan hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) menuju wilayah terisolir itu tidak terwujud, maka tidak menutup kemungkinan masyarakat di wilayah ini tidak menyalurkan hak suaranya.

“Percuma kami menyalurkan hak suara, kalau kami saja tidak dipedulikan dan tidak diperhatikan oleh Pemerintah maupun wakil rakyat. Karena sampai saat ini masyarakat hanya berharap ada akses jalan,” jelasnya.

Sementara itu, Peratin Way Haru, Dian Setiawan, mengaku, sebelumnya memang ada rencana masyarakat yang telah memiliki hak suara di wilayah Pekon terisolir itu pada Pemilu 2024 nanti tidak akan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyalurkan hak suaranya.

“Kami juga sudah memberikan saran ke masyarakat, tapi memang warga tetap berkeinginan tidak menyalurkan hak suaranya di Pemilu 2024. Mengingat sampai sekarang belum ada upaya dari pihak-pihak terkait untuk pembangunan akses jalan utama di wilayah ini,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: