Direktur Perumda Limau Kunci Minta Rekanan Koordinasi Saat Kerjakan Proyek

Direktur Perumda Limau Kunci Minta Rekanan Koordinasi Saat Kerjakan Proyek

Direktur Perumda Limau Kunci Donna Sorenty Moza, S.E--

Medialampung.co.id - Sebagai antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang kembali seperti jaringan pipa transmisi dan distribusi milik Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Limau Kunci Kabupaten Lambar yang rusak disebabkan adanya proyek pengerjaan pembangunan drainase ruas jalan Bukit Kemuning-Padangtambak tepatnya di Kecamatan Waytenong. 

Direktur Perumda Limau Kunci Donna Sorenty Moza, S.E berharap untuk kedepannya kepada rekanan yang mendapatkan proyek jalan nasional di Kabupaten Lambar agar berkoordinasi dengan PDAM saat mengerjakan pembangunan jalan khususnya yang ada jaringan pipa air bersih milik Perumda.

Menurut Donna, hal itu harus dilakukan rekanan agar bisa menjaga fasilitas milik Perumda Limau Kunci yang berhubungan langsung dengan masyarakat dalam rangka memenuhi kebutuhan air.

“Koordinasi itu penting, jangan seperti pengerjaan proyek pembangunan drainase ruas jalan Bukitkemuning-Padangtambak karena tidak ada koordinasi dengan kita sehingga menyebabkan jaringan pipa transmisi dan distribusi air bersih mengalami kerusakan dan pecah namun rekanan tidak ada itikad baik untuk melakukan perbaikan atau ganti rugi,” tegas Donna.

Dikatakannya, hingga kini Pejabat Pembuat Komitmen 2.4 Dirjen Bina Marga Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Provinsi Lampung, Pengawas dan Rekanan yang mengerjakan proyek tersebut belum ada itikad baik dan tidak ada respon serta kontribusi untuk melakukan perbaikan atau ganti rugi atas rusaknya sejumlah jaringan pipa transmisi dan distribusi milik Perumda Limau Kunci tersebut yang jumlah kerugiannya cukup besar.

“Sebagai perusahaan yang mengutamakan pelayanan publik maka kita melakukan upaya perbaikan pipa yang telah rusak tersebut agar pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal,” ungkap dia. 

Sekadar diketahui, akibat pengerjaan pembangunan drainase ruas jalan Bukit Kemuning-Padangtambak Kabupaten Lampung Barat (Lambar) yang menyebabkan kerusakan pada jaringan pipa transmisi dan distribusi milik Perumda Limau Kunci. 

 

Akibat jaringan pipa transmisi dan distribusi tersebut rusak dan pecah, Perumda Limau Kunci mengalami kerugian sekitar Rp60.000.000. Selain kerugian puluhan juta, juga berdampak pada gangguan layanan konsumen sebanyak 50 sambungan rumah pelanggan. (lus/mlo)

 

Sumber: