Tingkatkan Mutu Profesi, Pengawas Kemenag Pesawaran Digembleng Seminggu

Tingkatkan Mutu Profesi, Pengawas Kemenag Pesawaran Digembleng Seminggu

MediaLampung.co.id - Guna memberikan penguatan kapasitas pengawas, Kementerian Agama Kabupaten Pesawaran program pengembangan keprofesian berkelanjutan selama seminggu. 

"Ini merupakan perhatian pemerintah khususnya kementerian agama pusat untuk membiayai kegiatan kegiatan profesi di lingkup madrasah, tidak hanya pengawas saja namun untuk KKGG umum atau guru, untuk musyawarah guru mata pelajaran, untuk KKM (kelompok kerja madrasah), dan pokjawas," ungkap Kepala Kemenag Kabupaten Pesawaran Wasril Purnawan usai penutupan Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan, Jumat (17/12).

Dikatakan, program pengembangan profesi berkelanjutan tersebut sebagian dibiayai oleh World Bank dan sebagian oleh Kementerian Agama.

"Tujuannya guna memberikan penguatan kapasitas pengawasan, artinya kegiatan yang dilaksanakan selama seminggu ini untuk mengupgrade kemampuan pengawas dalam melakukan supervisi manajerial dan akademiknya," ucapnya.

Setelah kegiatan keprofesian tersebut, lanjut Wasril, diharapkan pengawas dapat mensupport madrasah untuk melakukan peningkatan atau bagaimana kinerja pengawas dalam mendampingi kepala madrasah dan mendampingi madrasah sebagai lembaganya supaya mutu pendidikan lebih ditingkatkan lagi.

"Untuk evaluasi kinerja dari kemenag Pesawaran, secara kelembagaan kita minta peta lembaga madrasah sebagai penyiapan proses akreditasi. Karena akreditasi sebagai ukuran di mana posisi kita, dan kita akan meminta kinerja kepala madrasah sebagai kerja pengawas. Dengan pengawasan secara rutin kita bisa pantau mana saja kepala madrasah yang perlu di upgrade dan yang perlu diberikan intervensi penguatan dan mana saja kepala madrasah yang perlu diapresiasi karena capaian target kinerja," jelasnya.

Terkait dengan adanya jabatan salah satu madrasah yang kosong, Wasril mengatakan sudah melakukan koordinasi dengan kanwil Provinsi Lampung, dan saat ini sudah diupayakan dengan menugaskan Plt kepala madrasah tersebut. 

"Sampai saat ini belum ada jawaban tertulis dari kanwil,"  tandasnya.(ozi/mlo)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: