Jelang Idul Adha, Warga Lambar Diimbau Hati-Hati Membeli Ternak

Jelang Idul Adha, Warga Lambar Diimbau Hati-Hati Membeli Ternak

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Lambar Yudha Setiawan, S.I.P--

Medialampung.co.id - Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Lambar Yudha Setiawan mengimbau kepada masyarakat Lampung Barat khususnya yang akan berkurban pada saat hari raya Idul Adha agar berhati-hati membeli ternak sapi dan kambing, apalagi ternak yang berasal dari luar Kabupaten Lambar. 

“Imbauan kita kepada masyarakat Lampung Barat untuk berhati-hati membeli ternak apalagi ternak dari luar daerah Lampung Barat. Jadi harus dipastikan ternaknya benar-benar sehat dan dilengkapi dokumen, itu mengingat saat ini marak adanya ternak yang terserang penyakit mulut dan kuku (PMK),” ungkap Yudha, Minggu (5/6).

Menurut dia, masyarakat yang membeli ternak harus memastikan bahwa ternaknya sehat dan dilengkapi dokumen. 

“Jangan sampai karena harganya murah sehingga masyarakat tergiur untuk membeli ternak tersebut,” tegasnya.

Masyarakat, lanjut Yudha, harus menghindari membeli ternak sapi yang tidak ada dokumen secara resmi. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya hal hal yang tidak diinginkan. 

“Menjelang hari Raya Idul Adha, rencananya kita akan turun kelapangan melakukan pengecekan hewan kurban dan kita akan berkoordinasi dengan camat untuk titik lokasi mana saja yang akan melakukan pemotongan hewan kurban supaya dicek oleh petugas kita,” kata dia.

Ia juga mengimbau kepada penjual daging dan masyarakat untuk memanfaatkan Rumah Potong Hewan Ruminasia (RPH-R) Liwa dalam menyembelih hewan ternaknya. 

Hal ini diperlukan agar masyarakat yang mengkonsumsi daging mendapatkan jaminan bahwa daging yang diperjual belikan memenuhi kriteria ASUH sebagaimana diatur dalam Undang-Undang tentang peternakan.

 

“Kita berharap penjual daging termasuk masyarakat yang memotong sapi agar memanfaatkan RPH, karena biaya yang dikeluarkan sangat murah dan terjangkau,” pungkas dia. (lus/mlo)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: