Banjir Bandang Rusak Sawah, DPUPR Pesbar Segera Cek Lokasi

Banjir Bandang Rusak Sawah, DPUPR Pesbar Segera Cek Lokasi

Medialampung.co.id – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) dalam waktu dekat segera meninjau lokasi banjir bandang yang merusak areal persawahan warga di Pekon Malaya, Kecamatan Lemong.

Kabid Sumberdaya Air, Ade Kurniawan, S.P., mendampingi Kadis PUPR Ir. Jalaludin, M.P., mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dari petugas penyuluh lapangan (PPL) pertanian di pekon setempat terkait rusaknya sejumlah areal persawahan akibat banjir bandang.

“Laporan sudah kita terima bahkan proposal usulan penanganan dinding sungai itu sudah sampai ke Dinas PUPR, tapi sebelum menentukan langkah yang akan diambil, kami akan meninjau lokasi terlebih dahulu,” kata dia.

Pihaknya belum dapat menentukan kegiatan yang akan dilakukan kedepan jika tidak melihat kondisi yang terjadi di lapangan, terutama dalam melindungi areal persawahan dari terjangan banjir bandang.

“Harus ada kajian terlebih dahulu yang kita lakukan untuk menentukan kegiatan yang akan diambil nanti, hingga saat terjadi banjir bandang areal persawahan yang ada tidak lagi terdampak,” jelasnya.

Menurutnya, dampak banjir bandang itu areal persawahan yang sudah selesai ditanam sudah tidak bisa di garap lagi, karena sebagian besar sawah terendam material lumpur.

“Secara total ada sekitar 20 hektar sawah di lokasi itu, tapi sebagian besar sawah yang terdampak berada di pinggir sungai, apalagi sawah yang tertimbun lumpur,” ujarnya.

Sementara itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pesbar, akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR terkait penanganan areal persawahan yang terdampak banjir bandang itu.

“Kita tidak bisa berbuat banyak menyikapi areal persawahan yang terdampak banjir bandang di Pekon Malaya itu, tapi kita akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR agar bisa dibangun bronjong,” ungkap Plt. Kepala DKPP Pesbar Unzir, S.P.

Menurutnya, jika penanganan sudah selesai nantinya, pihaknya akan mengupayakan bantuan benih padi untuk para petani, hal itu agar areal persawahan yang rusak setelah di garap bisa ditanam lagi.

“Mungkin nanti akan kita siapkan bantuan benih, sehingga saat sawah siap, petani sudah memiliki benih untuk ditanam di persawahan itu,” tandasnya. (ygi/d1n/mlo)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: