Polisi Berikan Bansos Untuk Keluarga Korban Gantung Diri
Medialampung.co.id - Jajaran Polsek Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), memberikan bantuan sosial (Bansos) kepada keluarga korban yang diduga meninggal dunia akibat gantung diri di Pekon Pagar Bukit Kecamatan Bangkunat, Jumat (11/3).
Kapolsek Bangkunat AKP Hi. Suhairi, mendampingi Kapolres Lampung Barat (Lambar), AKBP Hadi Saepul Rahman, S.Ik, mengatakan, bantuan yang diserahkan kepada keluarga korban yang diduga meninggal akibat bunuh diri itu merupakan bentuk kepedulian jajaran Polsek setempat terhadap masyarakat yang membutuhkan, salah satunya bagi keluarga korban itu.
“Bantuan berupa dua karung beras, dua karpet telur, gula, mie instan dan bantuan lainnya itu diharapkan bisa meringankan beban terhadap keluarga korban yang ditinggalkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” katanya.
Sementara itu, kata dia, terkait dengan korban yang diduga meninggal karena gantung diri itu terjadi pada Rabu (9/3) lalu, sekitar pukul 19.30 WIB, dengan korban atas nama Eko Marwan Yulianto (34) warga Pekon Pagar Bukit Kecamatan Bangkunat.
Dijelaskannya, kronologis kejadian itu bermula pada Rabu (9/3) lalu, sekitar pukul 18.45 WIB, korban pamit kepada Siti (19) yang merupakan saksi yang tak lain adalah istri korban untuk buang air besar di dekat sumur yang berada di sebelah kiri rumah korban.
Kemudian, istri korban merasa ada yang aneh kepada suaminya (Eko-red) yang berpamitan untuk buang air besar tapi tidak kunjung kembali itu.
“Sudah sekitar 30 menit suaminya itu tidak kunjung kembali kedalam rumah. Lalu istri korban berinisiatif untuk mencari keberadaan suaminya (Eko-red) ke sumur,” jelasnya.
Tapi, sesampainya di dekat sumur, istri korban hanya melihat sepasang sandal warna biru milik korban. Lalu, saksi mencoba melihat kedalam sumur, dan melihat korban dalam keadaan tergantung menggunakan seutas tali tambang warna biru di dalam sumur. Saksi menjerit minta pertolongan pada warga sekitar.
“Warga sekitar rumah korban saat itu ramai datang, kemudian mengangkat tubuh korban keatas sumur dan tanpa izin dari siapapun warga memutuskan tali yang menjerat pada leher korban,” jelasnya.
Masih kata Suhairi, setelah tubuh korban dinaikan dari dalam sumur itu. warga membawa tubuh korban kedalam rumah karena warga berharap korban masih dapat diselamatkan.
Tidak lama dari itu, salah satu warga yang membantu memberitahukan kepada petugas piket jaga Polsek Bengkunat telah terjadi penemuan mayat gantung diri.
Saat itu juga petugas piket jaga Polsek Bengkunat mendatangi rumah korban dan menghubungi dokter Puskesmas Bengkunat Belimbing memberitahukan ada penemuan mayat gantung diri.
“Dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan diperkirakan korban meninggal dunia akibat gantung diri,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
