Soal Ruas Jalan Way Heni-Way Haru, DPUPR Pesbar Segera Koordinasi ke BBTNBBS
Medialampung.co.id - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) segera berkoordinasi kembali dengan Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BBTNBBS) terkait tindaklanjut Perjanjian Kerja Sama (PKS) salah satunya untuk pembangunan ruas jalan Way Heni-Way Haru di Kecamatan Bangkunat.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pesbar, Ir. Jalaludin, M.P., mengatakan, persoalan ruas jalan penghubung menuju empat Pekon terisolir yakni Pekon Bandar Dalam, Way Tiyas, Siring Gading dan Pekon Way Haru yang ada di Kecamatan Bangkunat itu hingga kini masih menjadi pekerjaan rumah Pemkab setempat.
“Pemkab Pesbar dengan BBTNBBS sudah pernah menjalin PKS mengenai pembangunan jalan patroli menuju empat Pekon terisolir yang berpenduduk sekitar 4.000 jiwa itu, tapi PKS itu dibatalkan,” katanya.
Sehingga, Pemkab Pesbar kembali melakukan upaya agar masyarakat yang ada di wilayah terisolir itu bisa menikmati akses transportasi yang diharapkan, mengingat sampai sekarang akses transportasi utama di wilayah itu masih sulit, terlebih jika musim penghujan yang dapat menambah keterisoliran masyarakat yang tinggal di wilayah itu.
“Kondisi itu menjadi kendala bagi masyarakat, dan sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat maupun dampak lainnya,” jelasnya.
Karena itu, kata dia, Pemkab Pesbar rencananya dalam waktu dekat akan kembali berkoordinasi dengan pihak BBTNBBS mengenai tindak lanjut PKS untuk pembangunan jalan patroli menuju wilayah terisolir itu, karena ruas jalan Way Heni-Way Haru itu melintasi kawasan hutan TNBBS.
“Mengenai hal itu Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) juga telah memberikan solusi, dan telah mengizinkan ada kegiatan pembangunan jalan patroli di wilayah itu, tapi harus dituangkan dalam PKS antara Pemkab Pesbar dengan BBTNBBS,” katanya.
Dengan begitu, lanjutnya, kini tinggal menunggu ada PKS tersebut. Karena itu, pihaknya akan kembali berkoordinasi mengenai tindak lanjut terkait dengan rencana PKS untuk pembangunan ruas jalan menuju wilayah terisolir itu.
Pasalnya, Pemkab Pesbar di tahun 2022 ini telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan ruas jalan menuju empat pekon di wilayah terisolir itu.
“Kita berharap segera ada PKS antara Pemkab Pesbar dengan BBTNBBS, sehingga pembangunan jalan menuju wilayah Way Haru itu bisa segera dibangun. Jika pun nanti ada kendala kita akan berkoordinasi kembali dengan pihak-pihak terkait lainnya,” pungkasnya.(yan/d1n/mlo)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




