Cegah Eksploitasi Anak, Satpol-PP Amankan Dua Orang Anak Pembawa Kotak Amal

Cegah Eksploitasi Anak, Satpol-PP Amankan Dua Orang Anak Pembawa Kotak Amal

Medialampung.co.id - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP- Damkar) Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar) kembali melakukan patroli di wilayah Kecamatan Pesisir Tengah, untuk mencegah eksploitasi anak dengan cara berkeliling meminta sumbangan dengan membawa kotak amal. 

Dalam patroli tersebut anggota Satpol-PP mengamankan dua orang anak yang sedang berkeliling membawa kotak amal.

Plt. Kasatpol-PP Pesbar Cahyadi Muis mengatakan kegiatan patroli tersebut merupakan upaya untuk memberikan perlindungan terhadap anak-anak dari tindakan Eksploitasi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, seperti yang sedang marak terjadi belakangan ini di Kabupaten Pesbar.

"Kita menertibkan dua orang anak di bawah umur yang diduga menjadi korban eksploitasi, yang kita amankan saat mereka berkeliling meminta sumbangan dengan membawa kotak amal di Lamban Apung, sekira pukul 13.30 WIB tadi," kata dia, Sabtu (22/1).

Dijelaskannya, setelah diamankan kedua anak di bawah umur tersebut dibawa ke kantor Satpol-PP untuk dimintai keterangan terkait oknum yang menyuruh mereka berkeliling meminta sumbangan dengan membawa kotak amal itu.

"Dari keterangan kedua anak tersebut diketahui bahwasanya mereka membawa kotak amal milik Masjid Darul Muhsinin Lingkungan Pasarmulya Timur, Kelurahan Pasar Krui, Kecamatan Pesisir Tengah," jelasnya.

Lanjutnya, setelah mendapatkan informasi dari kedua anak tersebut, pihaknya langsung memanggil pengurus masjid Darul Muhsinin untuk dimintai keterangan atas Sumbangan Kotak Amal milik Masjid Darul Muhsinin tersebut serta memanggil kedua orang tua anak yang diketahui merupakan adik dan kakak kandung itu.

"Dari keterangan salah satu pengurus masjid mereka mengaku kasihan kepada anak-anak tersebut sehingga memperbolehkan anak-anak itu berkeliling meminta sumbangan dengan membawa kotak amal, dan nanti hasilnya akan di bagi dua kepada kedua anak tersebut," terangnya.

Selain itu, pihaknya juga langsung memberikan teguran keras terhadap pengurus masjid serta kepada orang tua anak tersebut agar kedepan tidak ada lagi anak yang berkeliling meminta sumbangan dengan alasan apapun karena itu merupakan suatu bentuk eksploitasi terhadap anak di bawah umur. 

"Kami akan terus memantau kegiatan meminta sumbangan oleh masjid yang melibatkan anak-anak tersebut, karena tidak seharusnya anak-anak dimanfaatkan untuk meminta sumbangan dalam bentuk dan tujuan apapun," pungkasnya. (ygi/mlo)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: