Pola Keriput Jari Usai Terendam Air Selalu Sama, Ini Penjelasannya
Tangan yang keriput akibat terlalu lama dalam air.-Ilustrasi AI-
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Banyak dari kita mungkin menganggap kerutan di ujung jari setelah berendam air hanyalah hal biasa.
Namun, penelitian terbaru membuktikan bahwa pola keriput tersebut tidak terbentuk secara acak. Sebaliknya, pola yang muncul terbukti konsisten setiap kali jari terendam air.
Penelitian ini dipublikasikan dalam Journal of the Mechanical Behavior of Biomedical Materials edisi Mei 2025.
Studi tersebut dilakukan oleh Guy German, seorang insinyur biomedis dari Universitas Binghamton, bersama rekannya Rachel Laytin.
BACA JUGA:6 Selebriti yang Menghadiri Rumah Duka Suami Najwa Shihab
Menurut penelitian itu, setiap kali jari direndam dalam air, kerutan yang terbentuk selalu mirip, bahkan jika proses ini diulang pada waktu berbeda.
Eksperimen dilakukan dengan meminta partisipan merendam tangan mereka dalam air selama 30 menit. Kemudian, pola kerutan difoto dan dianalisis.
Keesokan harinya, tes diulang. Hasilnya mencengangkan: pola keriput yang muncul nyaris identik.
Baik lengkungan maupun tonjolan pada jari mengikuti bentuk yang sama seperti sebelumnya.
BACA JUGA:Rahasia Membuat Kulit Lumpia Anti Gagal dengan 3 Bahan Saja
Bagaimana Keriput Jari Bisa Terbentuk?
Kulit di telapak tangan dan kaki, yang disebut kulit glabrous, adalah kulit tanpa rambut yang kaya akan reseptor sensorik.
Saat jari terendam air, pembuluh darah di bawah kulit menyempit, membuat permukaan kulit mengerut dan membentuk pola khas.
Hal ini merupakan reaksi tubuh untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan basah—sama seperti respons saat kita merasa dingin atau kepanasan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




