Pemdes Haduyang Klarifikasi Akses Jalan Dusun Puloraya, Tegaskan Jalur Utama Sudah Layak
Akses jalan Dusun Puloraya disebut masih tanah, Pemdes Haduyang meluruskan informasi-Foto Diskominfo Lampung Selatan-
MEDIALAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Desa (Pemdes) Haduyang, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, menyampaikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang menyebutkan bahwa akses jalan penghubung menuju Dusun Puloraya masih berupa jalan tanah dan belum pernah dibangun secara layak.
Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang dinilai tidak menggambarkan kondisi riil infrastruktur yang digunakan masyarakat sehari-hari.
Kepala Desa Haduyang, Hasani, menjelaskan bahwa jalur utama mobilitas warga Dusun Puloraya tidak melewati jalan tanah di kawasan perbukitan atau Gunung Branti sebagaimana diberitakan sebelumnya.
Menurutnya, akses yang paling sering digunakan masyarakat justru melalui Dusun Padmosari 1 dan Dusun Padmosari 3.
BACA JUGA:Saldo Gratis DANA Kaget 29 Desember 2025, Semua Akun Bisa Klaim
“Mobilitas utama warga Dusun Puloraya melalui Padmosari 1 dan Padmosari 3. Kondisi jalan di jalur tersebut sudah beraspal dan sebagian telah dicor, sehingga dapat dilalui dengan baik oleh masyarakat,” ujar Hasani pada Sabtu, 27 Desember 2025.
Ia menegaskan bahwa jalur tersebut menjadi akses vital bagi aktivitas sosial dan ekonomi warga, termasuk akses menuju fasilitas umum dan pendidikan.
Hasani memastikan bahwa akses menuju SMP Sriwijaya dalam kondisi layak dan tidak menghambat kegiatan belajar-mengajar maupun aktivitas warga lainnya.
Lebih lanjut, Hasani menerangkan bahwa jalan tanah yang dimaksud dalam pemberitaan berada di jalur alternatif di kawasan gunung, yang tidak digunakan sebagai akses utama masyarakat Dusun Puloraya.
BACA JUGA:KUR BRI 2025 Jadi Andalan UMKM Hadapi Ketidakpastian Ekonomi, Ini Rincian Angsuran dan Syaratnya
Jalur tersebut mengarah ke wilayah lain dan bersifat tambahan, sehingga tidak dapat dijadikan representasi kondisi infrastruktur yang digunakan warga secara rutin.
“Jalan tanah itu bukan akses utama. Itu jalur alternatif yang mengarah ke wilayah lain, sehingga tidak mencerminkan kondisi sebenarnya yang dilalui masyarakat setiap hari,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Natar, Eko Irawan, turut menegaskan bahwa klarifikasi ini bukan berarti pemerintah menutup mata terhadap kebutuhan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.
Ia menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan tetap berkomitmen melakukan peningkatan kualitas jalan secara bertahap dan berkelanjutan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




