Gelar Musran II, Marlinda Pimpin IBI Ranting Karanganyar

Gelar Musran II, Marlinda Pimpin IBI Ranting Karanganyar

Ketua PC IBI Lampung Selatan bersama Ketua Terpilih IBI Ranting Karanganyar -Foto - Wiji ([email protected])-

LAMSEL,MEDIALAMPUNG.CO.ID - Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Lampung Selatan menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Ke II  Ranting Karanganyar Kecamatan Jatiagung Kabupaten Lampung 

Kegiatan yang terlaksana di Aula Balai Desa Jatimulyo tersebut di hadiri Ketua PC Lampung Selatan serta anggota IBI Ranting Karanganyar dengan jumlah peserta 70 

Ketua IBI Cabang Lampung Selatan Kartika Astuti melalui Wakil Ketua I Siti Rohma Perbasya ,S.Keb.SKM.M,Kes  mengatakanMUSRAN 2 menjadi momentum penting dalam memperkuat peran bidan, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan kesehatan reproduksi perempuan di tengah kondisi krisis, seperti bencana alam, pandemi, maupun situasi sosial lainnya.

Lanjutnya dirinya juga mengungkapkan bahwa bidan memiliki peran yang sangat vital dalam memastikan akses layanan kesehatan reproduksi tetap tersedia, aman, dan berkualitas, terutama bagi perempuan dan anak-anak.

BACA JUGA:Peringatan Tahun Baru Islam, Desa Fajar Baru Gelar Pawai Budaya Nusantara

“Kita ingin menegaskan bahwa bidan bukan hanya tenaga kesehatan teknis, tetapi juga agen perubahan yang berperan dalam pemberdayaan perempuan dan pemenuhan hak-hak kesehatan mereka,” ujarnya.

Selainitu pemilihan pengurus baru untuk periode mendatang, MUSRAN 2 juga diisi dengan diskusi dan evaluasi program kerja, serta perumusan strategi ke depan dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045.

‎Ketua IBI terpilih Ranting Karang Anyar Marlina, S.Tr, Keb mengungkapkan rasa bangga dan apresiasi kepada panitia dan seluruh bidan atas suksesnya pelaksanaan Musran.

“Saya melihat antusiasme luar biasa dari para bidan, ini menunjukkan semangat pengabdian yang tinggi,” tuturnya.

BACA JUGA:Harimau Serang Petani Hingga Tewas, Akademisi: BKSDA Pihak yang Paling Bertanggung Jawab

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan peran bidan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat dapat semakin optimal, serta terjalin kerja sama yang kuat antara tenaga kesehatan, aparat kewilayahan, dan masyarakat dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkesinambungan dan merata.

Marlina mengatakan bahwa bidan memiliki peran yang sangat vital dalam memastikan akses layanan kesehatan reproduksi tetap tersedia, aman, dan berkualitas, terutama bagi perempuan dan anak-anak.

“Saya menegaskan bahwa bidan bukan hanya tenaga kesehatan teknis, tetapi juga agen perubahan yang berperan dalam pemberdayaan perempuan dan pemenuhan hak-hak kesehatan mereka,” ujarnya 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: