Laksa Bogor: Perpaduan Gurih Santan, Rempah, dan Tradisi Kota Hujan

Laksa Bogor: Perpaduan Gurih Santan, Rempah, dan Tradisi Kota Hujan

Semangkuk Laksa Bogor dengan kuah santan kental dan taburan oncom merah khas--

BACA JUGA:Pemkot Bandar Lampung Perkuat Promosi Wisata, Kawasan Pesisir Disiapkan Jadi Destinasi Baru

Bahan-Bahan Utama Laksa Bogor

Komponen utama Laksa Bogor terdiri dari ketupat atau lontong, bihun, tauge, tahu kuning, telur rebus atau ayam suwir, oncom merah, santan kelapa, dan daun kemangi. 

Seluruh bahan tersebut berpadu dalam satu mangkuk, lalu disiram kuah panas beraroma rempah yang khas.

Perpaduan tekstur lembut ketupat, kenyal bihun, serta gurih kuah santan menciptakan pengalaman makan yang kaya rasa dalam setiap suapan.

BACA JUGA:Parosil Tegaskan Pemerataan Pembangunan di Pengajian Akbar Jelang Ramadan

Cara Pembuatan Laksa Bogor Secara Umum

Proses pembuatan Laksa Bogor diawali dengan menumis bumbu halus hingga harum. Setelah itu, santan dimasukkan secara perlahan sambil terus diaduk agar tidak pecah. 

Oncom yang telah dihancurkan ditambahkan ke dalam kuah dan dimasak hingga meresap sempurna.

Isi laksa seperti ketupat, bihun, tahu, dan tauge ditata dalam mangkuk, kemudian disiram kuah panas. Penyajian dilengkapi dengan daun kemangi dan taburan bawang goreng untuk menambah aroma dan cita rasa.

BACA JUGA:Nuansa Budaya Dan Pesan Persatuan Warnai Musancab Pdi Perjuangan Bandar Lampung

Perbedaan Laksa Bogor dengan Laksa Daerah Lain

Sebagai perbandingan, Laksa Betawi cenderung memiliki kuah yang lebih mirip kari dengan tambahan ebi sehingga rasanya lebih kuat dan creamy. 

Sementara Laksa Medan dikenal dengan kuah kaya rempah serta aroma daun kari yang dominan.

Laksa Bogor menawarkan rasa yang lebih ringan namun tetap gurih, dengan identitas khas dari oncom merah dan kemangi yang memberikan kesegaran alami.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: