Samiler Madura: Camilan Tradisional Renyah dari Olahan Singkong
Samiler Madura merupakan salah satu camilan tradisional khas Pulau Madura yang masih bertahan hingga kini.--
BACA JUGA:Reaksi Santai Virgoun Usai Ahmad Dhani Berceletuk Siap dengan Inara Rusli: “Aku Sih Yes!”
Ciri Khas Samiler Madura
Samiler Madura memiliki karakteristik yang membedakannya dari kerupuk singkong daerah lain.
Bentuknya cenderung lebar dan tidak beraturan, dengan warna putih pucat atau sedikit kekuningan setelah digoreng. Teksturnya ringan namun renyah, serta menghasilkan sensasi garing yang khas saat digigit.
Dari segi rasa, samiler dikenal gurih alami tanpa bumbu berlebihan. Kelezatan inilah yang membuat samiler nikmat disantap langsung maupun dipadukan dengan sambal, petis, atau dijadikan pelengkap hidangan utama.
BACA JUGA:Prilly Latuconsina Aktifkan Status Open to Work di LinkedIn, Siap Keluar dari Zona Nyaman
Peran Samiler dalam Kehidupan Masyarakat
Bagi masyarakat Madura, samiler bukan sekadar camilan biasa. Makanan ini kerap hadir dalam berbagai momen, mulai dari acara keluarga, hajatan, hingga bekal perjalanan.
Selain itu, produksi samiler juga menjadi sumber penghasilan tambahan bagi banyak keluarga, terutama ibu rumah tangga yang mengelolanya secara rumahan.
Di pasar tradisional Madura, samiler mudah ditemukan baik dalam bentuk mentah atau kering maupun yang sudah digoreng. Seiring waktu, samiler juga mulai dikemas lebih modern sehingga dapat dipasarkan ke luar daerah sebagai oleh-oleh khas Madura.
Samiler di Tengah Perkembangan Zaman
Di tengah perkembangan zaman, samiler Madura terus mengalami inovasi tanpa meninggalkan akar tradisinya. Beberapa produsen menghadirkan variasi rasa seperti pedas, balado, hingga keju untuk menarik minat generasi muda.
Meski demikian, samiler original dengan rasa gurih alami tetap menjadi favorit karena mempertahankan keaslian cita rasa tradisional.
Keberadaan samiler Madura menjadi bukti bahwa kuliner tradisional mampu bertahan dan beradaptasi dengan zaman. Camilan ini tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga merepresentasikan kesederhanaan, kreativitas, serta kekayaan warisan kuliner Madura.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
