Sendi Engsel dan Perannya dalam Gerak Tubuh Sehari-hari
Ilustrasi anatomi sendi engsel pada lutut dan siku manusia--
BACA JUGA:Pelajar SMPN 1 Sumberjaya Raih Dua Emas di Piala Gubernur Lampung Invitasi Renang 2026
Gangguan lain yang kerap terjadi adalah cedera ligamen akibat gerakan mendadak atau tekanan berlebihan. Ligamen yang mengalami kerusakan dapat membuat sendi terasa tidak stabil dan nyeri saat digerakkan.
Selain itu, dislokasi sendi juga dapat terjadi akibat benturan keras, di mana posisi tulang bergeser dari tempat semestinya dan memerlukan penanganan medis segera.
Peradangan seperti bursitis dan tendinitis juga sering menyerang sendi engsel. Bursitis ditandai dengan peradangan pada bantalan cairan di sekitar sendi, sedangkan tendinitis merupakan peradangan tendon akibat aktivitas berulang tanpa istirahat yang cukup.
Kedua kondisi ini dapat mengganggu kenyamanan dan menurunkan kemampuan gerak jika tidak ditangani dengan baik.
BACA JUGA:Gunung Sesean, Menikmati Panorama Toraja dari Titik Tertinggi
Menjaga kesehatan sendi engsel menjadi langkah penting untuk mempertahankan kualitas hidup.
Menjaga berat badan ideal dapat mengurangi tekanan berlebih pada sendi, terutama lutut. Pemanasan sebelum berolahraga, memperhatikan postur tubuh, serta menghindari gerakan yang terlalu memaksa sendi juga sangat dianjurkan.
Asupan nutrisi seperti kalsium, vitamin D, dan protein turut berperan dalam menjaga kekuatan tulang dan sendi.
Jika nyeri sendi berlangsung lama atau disertai pembengkakan, pemeriksaan medis sebaiknya segera dilakukan agar gangguan tidak berkembang menjadi lebih serius.(*)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
