Makna Warna Gelang Pasien di Rumah Sakit yang Perlu Diketahui
Warna gelang pasien bukan sekadar pembeda visual, melainkan merupakan sistem keselamatan pasien yang terstandardisasi di banyak rumah sakit. -Ilustrasi Gemini AI-
Warna hijau menandakan bahwa pasien memiliki risiko tinggi untuk jatuh, baik karena usia lanjut, gangguan keseimbangan, efek obat, atau kondisi medis tertentu seperti stroke dan kelemahan otot.
Pasien dengan gelang hijau memerlukan pendampingan ekstra dari petugas kesehatan dan keluarga saat berpindah tempat atau berjalan.
Dengan adanya kode warna ini, staf medis dapat lebih waspada dan proaktif dalam menjaga keselamatan pasien, terutama di area rawat inap.
BACA JUGA:Rahasia Manfaat Minyak Bidara untuk Kesehatan Tubuh dan Kecantikan Alami
4. Ungu — Tidak Boleh Dilakukan Resusitasi (DNR / Do Not Resuscitate)
Gelang berwarna ungu menunjukkan bahwa pasien atau keluarganya telah menyatakan penolakan terhadap tindakan resusitasi jika terjadi henti jantung atau henti napas.
Kebijakan ini biasanya berdasarkan keputusan medis dan kesepakatan keluarga pasien setelah mempertimbangkan kondisi serta prognosis kesehatan pasien.
Tujuannya adalah menghormati hak dan keputusan pasien, serta menjaga agar tindakan medis tetap sesuai dengan prinsip etika dan hukum kedokteran.
BACA JUGA:Minyak Urang Aring: Manfaat, Kandungan, dan Panduan Lengkap Penggunaannya
5. Biru — Risiko Cedera atau Perilaku Agresif
Beberapa rumah sakit menerapkan gelang berwarna biru untuk pasien yang memiliki potensi perilaku agresif, disorientasi, atau risiko mencederai diri sendiri maupun orang lain.
Dengan adanya kode ini, tenaga medis dapat mengatur pendekatan yang lebih aman dan manusiawi, misalnya dengan menempatkan pasien di ruang pengawasan khusus atau memberikan dukungan psikologis tambahan.
BACA JUGA:Perut Bunyi Seperti Kentut? Ketahui Penyebabnya dan Cara Efektif Mengatasinya
6. Kuning — Risiko Infeksi atau Penyakit Menular
Gelang kuning digunakan untuk pasien yang sedang mengidap penyakit menular atau sedang menjalani perawatan isolasi. Beberapa contoh penyakit yang termasuk dalam kategori ini antara lain:
- Tuberkulosis (TBC) aktif
- Hepatitis B atau C
- COVID-19
- Penyakit infeksi lainnya yang mudah menular
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
