Polisi Kantongi Satu Nama Terduga Pelaku Pembunuhan Kakak Beradik di Pesisir Barat

Polisi Kantongi Satu Nama Terduga Pelaku Pembunuhan Kakak Beradik di Pesisir Barat

Salah satu tetangga dicurigai sebagai pelaku pembunuhan anak di Pekon Baturaja, Lampung-Ilustrasi: Canva@Budi Setiawan-

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Kepolisian Daerah (Polda) Lampung terus mendalami kasus pembunuhan tragis terhadap dua bocah kakak beradik di Kabupaten Pesisir Barat

Setelah melakukan penyelidikan intensif, polisi mengantongi satu nama yang diduga kuat sebagai pelaku.

Dua bocah yang merupakan kakak dan adik ditemukan tewas di sebuah kebun yang hanya berjarak sekitar 300 meter dari rumah mereka di Pekon Baturaja, Kecamatan Pesisir Utara, pada Rabu, 14 Mei 2025. 

Tragedi ini menyisakan duka mendalam dan mengundang perhatian publik luas.

BACA JUGA:Polda Lampung Terus Buru Pelaku Pembunuhan Dua Kakak Beradik di Pesisir barat

Direktur Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol Pahala Simanjuntak, mengungkapkan bahwa dari hasil pemeriksaan terhadap 23 saksi, pihaknya mencurigai satu orang yang berpotensi menjadi pelaku. 

Orang tersebut adalah tetangga korban, berinisial E (22), yang diketahui berstatus mahasiswa dan tinggal di desa yang sama, yakni Pekon Baturaja.

“Yang bersangkutan memberikan keterangan yang terus berubah-ubah selama proses pemeriksaan, sehingga menimbulkan kecurigaan,” ujarnya.

Kombes Pahala menegaskan bahwa hingga kini pihaknya masih terus mengumpulkan barang bukti tambahan guna memastikan validitas dugaan tersebut. 

BACA JUGA:Janji Kerja Palsu, Oknum PNS Lampung Utara Tipu Warga hingga Rp56 Juta

Ia menekankan bahwa penetapan status tersangka harus melalui proses hukum dengan bukti yang kuat dan tidak terbantahkan.

“Apabila nantinya ditemukan bukti dan petunjuk baru, maka akan langsung kita tetapkan sebagai tersangka. Saat ini proses penyelidikan dan penyidikan masih terus berjalan,” tambahnya.

Pahala juga meminta masyarakat, khususnya pihak keluarga korban, untuk tetap bersabar dan percaya pada proses hukum yang sedang berlangsung. Ia berjanji bahwa kepolisian akan bekerja secara maksimal untuk mengungkap kasus ini secara terang benderang.

“Kami memahami perasaan keluarga. Namun kami mohon bersabar. Kami akan segera membuat terang peristiwa ini,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: