Freelance dan Ekonomi Digital: Mengapa Industri Ini Meledak Pesat?
Ekonomi digital memacu lonjakan pekerjaan freelance di berbagai sektor.--
BACA JUGA:Cara Mengubah Skill Dasar Menjadi Layanan Freelance Bernilai Tinggi
Pasca pandemi, pekerjaan remote dan freelance tetap bertahan sebagai model kerja utama, bukan sekadar alternatif.
Berkat kursus online dan platform belajar seperti Coursera, Udemy, RevoU, atau YouTube, siapa pun bisa mempelajari skill baru dengan biaya murah bahkan gratis.
Hal ini membuat jumlah freelancer meningkat pesat karena akses pembelajaran semakin inklusif.
Semakin mudah seseorang belajar, semakin cepat mereka bisa memasuki pasar freelance.
BACA JUGA:Panduan Lengkap Pengajuan KUR BRI 2025, Plafon Mulai Rp10 Juta, Pelaku UMKM Wajib Tahu
Freelancer kini menjadi bagian penting dari ekonomi digital Indonesia. Mereka mendukung banyak sektor seperti UMKM, startup, perusahaan media, hingga bisnis teknologi.
Kontribusi mereka dalam perputaran uang digital cukup signifikan, baik melalui pajak, konsumsi, maupun transaksi online.
Industri freelance menjadi bagian penting dari ekonomi digital yang terus berkembang. Dengan teknologi, pasar global terbuka lebar, dan gaya hidup generasi muda yang fleksibel, ledakan industri ini tampaknya baru saja dimulai.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
