Dokter Billy Bantah Tuduhan Pungli di RSUD Abdoel Moeloek
Klarifikasi dr. Billy terkait isu pungli alat medis senilai Rp8 juta di RSUDAM Lampung.--Foto: Dokumentasi
MEDIALAMPUNG.CO.ID - dr. Billy Rosan akhirnya buka suara. Ia memberikan tanggapan terkait dugaan pungli pembayaran alat medis sebesar Rp.8 juta kepada pasien di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) DR. H. Abdoel Moeloek Lampung yang sebelumnya viral.
Penjelasan tersebut disampaikan Billy dalam konferensi pers yang diadakan di Hotel Emersia Kota Bandar Lampung pada Jumat, 28 Agustus 2025.
Dalam kesempatan tersebut Billy membantah semua tudingan yang menyebutkan bahwa dirinya memaksa keluarga pasien untuk membayar uang sebesar Rp 8 juta sebagai biaya membeli alat yang akan digunakan untuk operasi.
BACA JUGA:Lampung Genjot Produksi Kopi Lewat Inovasi Budidaya Sistem Pagar
Menurutnya, dirinya hanya memberikan beberapa opsi kepada keluarga pasien sebelum tindakan operasi dilakukan dan sama sekali tidak ada unsur paksaan.
“Saya hanya memberikan beberapa opsi kepada keluarga pasien sebelum tindakan operasi dilakukan, Terkait pembelian alat medis sendiri ini bukanlah kewajiban, melainkan pilihan yang ditawarkan,” kata Billy.
Selanjutnya, Billy mengatakan bahwa pembelian alat tersebut merupakan opsi yang dirinya tawarkan kepada keluarga pasien untuk dapat mempercepat proses operasi terhadap pasien.
Dirinya kemudian mengungkapkan bahwa uang sebesar Rp 8 juta yang digunakan untuk membeli alat operasi tersebut juga sudah ia kembalikan kepada pihak manajemen RSUDAM.
BACA JUGA:Persis Solo Bidik Kemenangan di Kandang Bhayangkara Presisi Lampung FC
“Uang yang digunakan untuk membeli alat tersebut juga sudah saya kembalikan dan saya serahkan langsung kepada pihak manajemen rumah sakit,” tambahnya.
Billy juga menyampaikan bahwa pasca dilakukan operasi keluarga pasien tidak ada keluhan yang dilayangkan kepada dirinya, Namun justru keluarga pasien menyampaikan keluhan terhadap pelayanan yang diberikan RSUDAM.
Dimana keluarga pasien sendiri mengeluhkan minimnya petugas yang berjaga dan membantu perawatan pasien pasca dilakukannya operasi.
Terakhir dirinya menyampaikan saat ini pihaknya tengah berusaha untuk melakukan mediasi kepada keluarga agar kasus dugaan pungli tersebut tidak sampai berlarut-larut.
“Saat ini pihak kami sudah melakukan usaha mediasi kepada pihak keluarga korban agar dugaan kasus pungli ini dapat cepat diselesaikan,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




