Warga Sambut Baik Wacana Penarikan Desa Sabah Balau ke Wilayah Kota Bandar Lampung

Warga Sambut Baik Wacana Penarikan Desa Sabah Balau ke Wilayah Kota Bandar Lampung

Warga Sambut Baik Wacana Penarikan Desa Sabah Balau ke Wilayah Kota Bandar Lampung--

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Warga Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan menyambut baik wacana penarikan wilayah desa mereka menjadi bagian dari Kota Bandar Lampung.

Salah satu warga yang juga merupakan tokoh pemuda Dusun 1 Desa Sabah Balau, Arif Gunawan, menyatakan dukungannya terhadap wacana tersebut.

“Sebagai warga masyarakat Sabah Balau, saya sangat senang dengan adanya wacana ini. Ini memang sudah menjadi harapan saya, keluarga saya, dan mungkin juga harapan warga lainnya. Kami menyambut baik dan sangat merespons positif,” ujarnya, Kamis, 7 Agustus 2025

Arif menjelaskan, saat ini warga mengalami kesulitan dalam mengurus berbagai dokumen administrasi karena harus ke Kalianda, ibu kota Kabupaten Lampung Selatan.

BACA JUGA:Sampah Menumpuk di Jalan Abdul Muis, Warga Keluhkan Bau dan Pemandangan Kumuh

“Kami yang tinggal di wilayah perbatasan ini sering mengalami kendala saat mengurus administrasi. Misalnya, saat saya mengurus pernikahan adik saya, semua surat-surat harus diurus ke Kalianda. Minimal kami harus ke kantor kecamatan di Tanjung Bintang. Untuk urusan seperti BPJS dan lainnya juga harus ke Kalianda. Itu butuh waktu satu hari penuh, dan kalau belum selesai, bisa bolak-balik selama beberapa hari,” jelasnya.

Karena itu, ia berharap dengan bergabungnya Sabah Balau ke Kota Bandar Lampung, urusan administrasi akan menjadi lebih mudah dan efisien.

“Kalau bisa menjadi bagian dari Bandar Lampung, minimal pengurusan dokumen akan jauh lebih mudah,” tambahnya.

Lebih lanjut, Arif juga berharap dengan perubahan status wilayah ini, pembangunan di desa mereka bisa lebih merata dan mendapat perhatian yang lebih besar dari pemerintah.

BACA JUGA:Empat Desa Lampung Selatan Siap Bergabung ke Kota Bandar Lampung

“Selama ini pembangunan di wilayah kami kurang tersentuh, bukan karena pemerintah daerah tidak membantu, tapi karena wilayah perbatasan seperti ini memang jarang diperhatikan. Makanya, begitu mendengar isu ini, kami sangat berharap bisa segera menjadi kenyataan,” katanya.

Ia juga menyampaikan harapan agar akses masyarakat menjadi lebih mudah, dan pembangunan infrastruktur serta pelayanan publik bisa meningkat.

"Semoga segala akses menjadi lebih mudah dan pembangunan lebih baik. Harapan kami bisa benar-benar bergabung dengan Kota Bandar Lampung," ucapnya.

Arif menyebut, jumlah warga di Desa Sabah Balau saat ini diperkirakan mencapai 7.000 hingga 8.000 jiwa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: