"Seluruh korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Imanuel untuk mendapatkan penanganan medis," ujarnya.
Setelah proses penanganan di lokasi rampung, kedua kendaraan yang mengalami kecelakaan dipindahkan menuju Gerbang Tol Itera Kota Baru.
Pemindahan kendaraan dilakukan agar bangkai kendaraan tidak menghambat pergerakan lalu lintas sekaligus menjaga kelancaran pengguna Tol Bakauheni–Terbanggi Besar.
Charles Giroth menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan atas gangguan yang muncul akibat kecelakaan tersebut.
BACA JUGA:Musim Kemarau dan Polusi Udara, Dinkes Bandar Lampung Pantau Tren Kasus ISPA
Ia mengimbau seluruh pengguna Tol Bakauheni–Terbanggi Besar untuk menjadikan keselamatan sebagai prioritas, terutama bagi pengemudi yang melakukan perjalanan dalam jarak jauh.
Menurut Charles, kondisi kendaraan perlu diperiksa sebelum perjalanan dimulai. Pengemudi juga harus menaati ketentuan kecepatan dan segera berhenti apabila mulai merasakan kelelahan maupun kantuk.
"Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, batas kecepatan maksimal 100 km/jam. Apabila lelah atau mengantuk silahkan beristirahat di rest area terdekat," tegas Charles.
Ia menegaskan bahwa aspek keselamatan, keamanan, serta kenyamanan pengguna jalan menjadi bagian penting dalam pengelolaan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar.
BACA JUGA:Korban Gempa NTT Butuh Bahan Pokok, Pemkot Bandar Lampung Himau Tidak Donasi Pakaian Bekas
Meski demikian, pencegahan kecelakaan tidak hanya bergantung pada pengelola jalan tol. Pengemudi juga memiliki peran penting dengan menaati peraturan lalu lintas dan memastikan kondisi tubuh tetap fit selama perjalanan.
Peristiwa di KM 69+800 menjadi pengingat bahwa mengemudi dalam keadaan mengantuk dapat menurunkan kewaspadaan dan kemampuan merespons situasi di jalan.
Risiko tersebut semakin besar ketika kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi di jalan bebas hambatan.
Karena itu, pengemudi yang mulai merasa lelah atau kehilangan konsentrasi sebaiknya segera keluar dari lajur perjalanan dan beristirahat di rest area terdekat.
BACA JUGA:Debu Industri Menyeberang Pagar Pabrik, Warga Panjang Jadi Korban Polusi Semen Baturaja
Perjalanan dapat kembali dilanjutkan setelah kondisi tubuh benar-benar siap berkendara.