Komisaris Utama Pertamina Tekankan Sinergi Hadapi Tekanan Geopolitik

Minggu 07-06-2026,13:25 WIB
Reporter : Krisna Jeri
Editor : Budi Setiawan

"Sistem tersebut harus bertransformasi menjadi sistem peringatan dini yang mampu memberikan visibilitas risiko terintegrasi bagi arah perusahaan, direksi dan komisaris dalam mengambil keputusan strategi demi menjaga keberlangsungan perusahaan serta ketahanan energi nasional," katanya.

Ia menambahkan bahwa ketepatan dalam menilai risiko, melakukan mitigasi, serta mengambil keputusan strategis akan menjadi faktor penentu keberlanjutan bisnis Pertamina di tengah ketidakpastian global.

Lebih lanjut, Mochamad Iriawan menekankan pentingnya menghapus ego sektoral maupun pola kerja silo yang masih terjadi antarunit bisnis dan subholding.

Menurutnya, kekuatan utama Pertamina ke depan tidak lagi semata diukur dari besarnya aset atau skala usaha, melainkan dari kemampuan seluruh ekosistem perusahaan untuk bergerak secara terpadu.

BACA JUGA:Pertamina Bantah Isu Larangan Pertalite untuk Merek Kendaraan Tertentu Mulai 1 Juni 2026

“Saya ingin menegaskan bahwa sinergi bisnis Pertamina Group harus dijalankan secara nyata, bukan hanya konsep organisasi. Setiap unit bisnis dan anak perusahaan wajib mengutamakan penggunaan produk, jasa, dan kapabilitas internal Pertamina Group sepanjang tersedia dan memenuhi aspek keekonomian serta kualitas. Seluruh ekosistem Pertamina harus saling memperkuat,” tutupnya.

Kategori :