Lampung Genjot Transaksi Non-Tunai, Gubernur Mirza Optimistis Raih Peringkat Terbaik TP2DD

Selasa 21-04-2026,18:02 WIB
Reporter : Dedi Andrian
Editor : Budi Setiawan

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan langkah strategis pemerintah provinsi dalam memperkuat digitalisasi keuangan daerah yang terintegrasi. Upaya ini diarahkan untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, serta mengoptimalkan capaian dalam ajang Championship TP2DD tahun 2026.

Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan tingkat tinggi (High Level Meeting) finalisasi pengisian Championship TP2DD 2026 yang berlangsung di Bandar Lampung, Selasa 21 April 2026.

Melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), Pemprov Lampung terus mendorong percepatan dan perluasan transaksi digital, baik pada sektor pendapatan maupun belanja daerah.

BACA JUGA:Peringatan Hari Kartini, Hj Misgustini: Perempuan Kini Harus Percaya Diri dan Berani Tampil Setara

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela. Kehadiran keduanya mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital secara menyeluruh.

Dalam pernyataannya, Gubernur Mirza menekankan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan dalam membangun tata kelola keuangan daerah yang modern dan akuntabel.

"Kita ingin memastikan seluruh transaksi keuangan daerah, baik pendapatan maupun belanja, dilakukan secara non-tunai, terintegrasi, dan transparan," ujarnya.

Ia juga menjadikan capaian Lampung pada Championship TP2DD 2025—yang menempati peringkat kelima dari 10 provinsi di Sumatera—sebagai bahan evaluasi untuk peningkatan kinerja ke depan. 

BACA JUGA:Polda Lampung Gaungkan Sakai Sambayan untuk Jaga Kamtibmas

Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan hasil yang lebih baik pada 2026, bahkan optimistis meraih posisi terbaik di tingkat Sumatera.

Untuk mencapai target tersebut, Gubernur Mirza mengajak seluruh pemangku kepentingan seperti Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, serta Bank Lampung sebagai pengelola Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), agar memperkuat sinergi.

Menurutnya, peran Bank Lampung sangat vital dalam mendukung elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, khususnya dalam menjamin kelancaran sistem pembayaran digital.

Lebih jauh, Gubernur menegaskan bahwa TP2DD menjadi motor utama transformasi digital di daerah melalui berbagai inovasi. 

BACA JUGA:Gubernur Mirza Dorong 1.000 Lulusan SMA Magang ke Luar Negeri

Salah satu yang diandalkan adalah aplikasi Saibara (Satu Aplikasi Belanja Retribusi Daerah), yang memfasilitasi pembayaran retribusi secara digital dan terintegrasi.

Kategori :