Gubernur Mirza Dorong 1.000 Lulusan SMA Magang ke Luar Negeri

Selasa 21-04-2026,16:34 WIB
Reporter : Dedi Andrian
Editor : Budi Setiawan

MEDIALAMPUNG.CO.ID - Gubernur Lampung menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam membuka akses seluas-luasnya bagi generasi muda untuk meraih peluang di tingkat global.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Halal Bihalal sekaligus pelepasan mahasiswa Nusadaya Academy yang akan mengikuti program magang di Taiwan, Selasa 21 April 2026.

Dukungan Pemerintah Provinsi Lampung diwujudkan melalui penguatan pendidikan vokasi, penyediaan pelatihan bahasa yang terjangkau, hingga fasilitasi pembiayaan keberangkatan.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan serta daya saing generasi muda Lampung untuk menembus pasar kerja internasional.

BACA JUGA:Dugaan Tanda Tangan Palsu, LSMB Desak PN Tanjungkarang Usut Aktor Intelektual Korupsi SPAM

"Kami juga dari pemerintah Provinsi Lampung mendorong pendidikan vokasi supaya apa yang dipelajari di sekolah benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Hari ini ada program namanya Vokasi Migran di sekolah ada program vokasi. Saya juga terus mendorong lembaga-lembaga pendidikan, semua tempat-tempat bahasa itu saya dorong untuk buat les-lesnya dan yang paling penting harus murah," tegasnya.

Pemerintah Provinsi Lampung menargetkan sekitar 1.000 lulusan SMA dapat diberangkatkan ke luar negeri setelah mengikuti pelatihan bahasa. 

Target tersebut akan terus ditingkatkan secara bertahap seiring dengan kesiapan sumber daya manusia.

"Di perbankan juga saya dorong bagaimana memberikan dana talangan untuk tenaga kerja migran kita dan insya Allah kami targetkan tahun ini ada hampir mungkin ada 1000 orang yang akan kita berangkatkan dari jenjang SMA dari 7.500 yang kita latih bahasa selama setahun. Target kami untuk ke Jepang aja dalam 2-3 tahun ke depan mungkin setiap tahun 10 sampai dengan 15 ribu orang diberangkatkan untuk ke Jepang," tambahnya.

BACA JUGA:Dugaan Tanda Tangan Palsu, LSMB Desak PN Tanjungkarang Usut Aktor Intelektual Korupsi SPAM

Gubernur menilai pelepasan ini menjadi momen membanggakan bagi masyarakat Lampung karena kembali mengirim generasi muda untuk menimba pengalaman internasional sekaligus membawa nama baik daerah.

Ia juga menyoroti potensi besar sumber daya manusia di Lampung, di mana sekitar 71 persen populasi berada pada usia produktif. 

Namun, keterbatasan daya tampung pendidikan tinggi yang hanya mampu menampung sekitar 10 persen lulusan SMA/SMK setiap tahun menjadi tantangan yang perlu diatasi.

Gubernur menekankan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan kunci kemajuan daerah dan negara, mengingat kekayaan sumber daya alam tidak akan optimal tanpa didukung SDM yang unggul.

BACA JUGA:BMKG Lampung Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat dan Angin Kencang Berpotensi Landa 13 Wilayah

Kategori :