Kembang Goyang, Kue Tradisional Betawi yang Renyah dan Sarat Makna

Selasa 31-03-2026,15:35 WIB
Reporter : Linda Kurniati
Editor : Budi Setiawan

 

Proses Pembuatan yang Unik

Keunikan kembang goyang terletak pada teknik pembuatannya. Cetakan berbentuk bunga terlebih dahulu dipanaskan dalam minyak.

Setelah itu, cetakan dicelupkan ke dalam adonan, lalu dimasukkan kembali ke minyak panas. Adonan akan mengembang dan dilepaskan dengan cara digoyang hingga terbentuk sempurna.

Proses ini membutuhkan ketelitian agar bentuk kue tetap rapi dan tidak rusak.

 

Variasi Modern yang Semakin Beragam

Seiring perkembangan zaman, kembang goyang mengalami berbagai inovasi. Kini tersedia varian wijen, pandan, hingga cokelat.

Ada pula versi warna-warni yang lebih menarik secara visual. Bahkan, beberapa kreasi modern menambahkan topping seperti gula halus atau glaze.

Meski demikian, versi tradisional tetap menjadi favorit karena cita rasanya yang autentik.

 

Filosofi dan Daya Tarik

Di balik kelezatannya, kembang goyang menyimpan nilai filosofi. Proses pembuatannya mencerminkan kesabaran dan ketelatenan.

Selain itu, kue ini juga menjadi simbol kebersamaan karena sering dibuat bersama keluarga menjelang hari raya. Tak hanya itu, kembang goyang juga populer sebagai oleh-oleh khas Jakarta yang tahan lama.

Kembang goyang membuktikan bahwa kuliner tradisional tidak hanya soal rasa. Lebih dari itu, ia adalah bagian dari warisan budaya yang terus hidup di tengah modernisasi.

Kategori :