Polda Lampung Siap Maksimal Amankan Arus Mudik dan Balik 2026

Selasa 24-03-2026,15:00 WIB
Reporter : Krisna Jeri
Editor : Budi Setiawan

MEDIALAMPUNG.CO.ID – Polda Lampung menegaskan komitmen penuh dalam mendukung pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 melalui penguatan pengamanan, peningkatan kualitas pelayanan publik, pengawasan personel, hingga optimalisasi sistem monitoring berbasis digital.

Komitmen tersebut disampaikan saat Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helfi Assegaf, didampingi Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Drs. Sumarto, M.Si., menyambut kedatangan Tim Wasops Ketupat 2026 dari Itwasum Polri di Siger Lounge Mapolda Lampung, Senin 23 Maret 2026.

Kunjungan Tim Wasops ini menjadi bagian dari penguatan pengawasan operasional sekaligus evaluasi kesiapan jajaran Polda Lampung dalam mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa arus mudik dan arus balik Lebaran.

Dalam sambutannya, Kapolda Lampung menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Itwasum Polri serta menegaskan bahwa seluruh jajaran telah menyiapkan Operasi Ketupat 2026 secara komprehensif, mencakup kesiapan personel, administrasi, sarana prasarana, hingga koordinasi lintas sektoral.

BACA JUGA:Halal Bihalal Idul Fitri, Polresta Bandar Lampung Pererat Soliditas Internal

“Seluruh perangkat pendukung operasi telah kami siapkan secara maksimal agar proses pengecekan dapat berjalan efektif dan menyeluruh. Kami ingin memastikan setiap tahapan operasi berlangsung tertib, akuntabel, dan tepat sasaran,” ujar Irjen Pol. Helfi Assegaf.

Ia menjelaskan, berbagai rapat internal dan lintas sektoral telah digelar bersama seluruh pemangku kepentingan.

Selain itu, simulasi pengamanan juga dilakukan untuk memastikan kesiapan personel di lapangan tetap optimal selama operasi berlangsung.

Salah satu inovasi yang menjadi sorotan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di Lampung adalah pemanfaatan aplikasi Siger Presisi sebagai sarana monitoring pos pengamanan.

BACA JUGA:Gaji Petugas Kebersihan Lampung Utara Dipotong, THR Nihil

Aplikasi ini digunakan untuk memantau kondisi lapangan secara real time dan meningkatkan efektivitas pengawasan operasional.

Kapolda mengungkapkan, inovasi tersebut mendapat perhatian khusus dari Kapolri dan dinilai layak menjadi percontohan bagi Polda lain dalam penerapan pengawasan berbasis teknologi digital.

Dalam mendukung kelancaran pengamanan, Polda Lampung juga menyiapkan 57 pos pengamanan, 19 pos pelayanan, serta 1 pos terpadu yang tersebar di titik-titik strategis. Skema rest area turut disiapkan secara bertahap, menyesuaikan tingkat kepadatan arus kendaraan.

Tak hanya fokus pada pengamanan, kesiapan sektor kesehatan juga menjadi perhatian. Seluruh tenaga medis dipastikan tetap siaga dan tidak mengambil cuti selama operasi berlangsung guna menjamin pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

BACA JUGA:Simbol Gotong Royong, Parosil Resmikan Masjid Al-Jamaah Belalau

Kategori :