Bakauheni Siaga Mudik 2026, Ini Strategi Hindari Antrean Panjang

Jumat 20-03-2026,15:52 WIB
Reporter : Dedi Andrian
Editor : Budi Setiawan

BACA JUGA:Stok Bahan Pokok di Bandar Lampung Dipastikan Aman hingga Pasca Lebaran 2026

Untuk arus balik H+3 hingga H+6, kepadatan diperkirakan lebih tinggi dengan waktu antrean mencapai 4 hingga 6 jam atau lebih, terutama akibat meningkatnya volume kendaraan pribadi dan logistik.

Masyarakat disarankan melakukan perjalanan pada waktu yang lebih lengang, yakni dini hari hingga pagi hari antara pukul 01.00–10.00 WIB, serta menghindari perjalanan pada sore hingga malam hari.

Dalam mengantisipasi lonjakan, ASDP bersama pemerintah menerapkan sejumlah kebijakan, di antaranya pengalihan arus ke pelabuhan alternatif. Sepeda motor dan sebagian kendaraan barang dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan, sementara kendaraan logistik besar diarahkan ke Pelabuhan BBJ Bojonegara.

BACA JUGA:Rahasia Kulit Glowing Bebas Kusam: Rekomendasi Bedak untuk Samarkan Flek Hitam dan Tahan Lama

Sebanyak 75 kapal disiapkan untuk beroperasi selama 24 jam, didukung optimalisasi pola bongkar muat guna meningkatkan frekuensi perjalanan.

Pengendalian arus juga diperkuat melalui sistem delaying dan buffer zone di sejumlah titik strategis, seperti Rest Area KM 20B, KM 49B, KM 87B, serta Terminal Agribisnis Gayam. 

Di lokasi tersebut dilakukan penyaringan kendaraan berdasarkan kepemilikan tiket.

ASDP menegaskan tidak ada penjualan tiket di pelabuhan. Seluruh pengguna jasa wajib membeli tiket maksimal satu hari sebelum keberangkatan melalui aplikasi Ferizy atau kanal resmi lainnya.

BACA JUGA:Bantah Isu Perselingkuhan, Cindy Rizap Tempuh Jalur Hukum dan Laporkan Akun Penyebar Fitnah

Dari sisi sumber daya manusia, sebanyak 786 personel disiagakan dengan dukungan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya. Fasilitas penunjang seperti CCTV, pos kesehatan 24 jam, dan layanan pelanggan juga ditingkatkan.

Sebagai langkah antisipasi tambahan, pelabuhan alternatif di kawasan Wika Beton turut disiapkan sebagai skenario darurat jika terjadi kepadatan ekstrem.

Pemerintah juga menekankan pentingnya pelayanan yang ramah bagi seluruh pengguna jasa, termasuk kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, dan anak-anak. 

BACA JUGA:Bantah Isu Perselingkuhan, Cindy Rizap Tempuh Jalur Hukum dan Laporkan Akun Penyebar Fitnah

Masyarakat diimbau merencanakan perjalanan dengan baik, membeli tiket lebih awal, datang sesuai jadwal, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Kategori :