Celimpungan: Kuliner Berkuah Khas Palembang yang Kaya Rasa

Selasa 17-03-2026,13:23 WIB
Reporter : Linda Kurniati
Editor : Budi Setiawan

Meskipun sama-sama berbahan dasar ikan, celimpungan memiliki karakter yang berbeda dibandingkan hidangan khas Palembang lainnya. Pempek dikenal dengan kuah cuko yang asam manis, sementara laksan memiliki bentuk pipih dengan kuah yang lebih encer. Tekwan menggunakan kuah bening berbasis kaldu udang.

Celimpungan lebih menonjolkan rasa gurih dari santan kental dan rempah, sehingga menghadirkan pengalaman rasa yang lebih kaya dan lembut di lidah.

Nilai Budaya dan Popularitas

Lebih dari sekadar makanan, celimpungan merupakan bagian dari identitas kuliner masyarakat Palembang. Hidangan ini sering disajikan dalam berbagai acara, mulai dari pertemuan keluarga hingga jamuan tamu sebagai simbol kehangatan dan keramahan.

Meski belum sepopuler pempek, celimpungan kini mulai dikenal di berbagai daerah di Indonesia. Keunikan rasa dan teksturnya membuat hidangan ini semakin diminati oleh pecinta kuliner tradisional.

Penutup

Celimpungan menjadi salah satu bukti kekayaan kuliner Indonesia yang memanfaatkan bahan lokal dengan teknik pengolahan tradisional. Perpaduan antara tekstur kenyal dari ikan dan kuah santan berbumbu menghasilkan sajian yang lezat, hangat, dan penuh cita rasa.

Bagi pencinta kuliner khas daerah, celimpungan merupakan hidangan yang wajib dicoba untuk merasakan keunikan rasa autentik dari Palembang.(*)

Kategori :