LAMPURA, MEDIALAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Lampung Utara secara resmi melantik Dra. Intji Indriati, M.H., sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Utara, bersamaan dengan dua pejabat pimpinan tinggi pratama, Senin 9 Februari 2026.
Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola pemerintahan daerah agar lebih efektif dan profesional.
Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Siger, Kantor Pemerintah Kabupaten Lampung Utara.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lampung Utara, Romli, serta dihadiri Sekda Lampung Selatan Supriyanto, S.Sos., M.M., jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Forkopimda Lampung Utara, para asisten, staf ahli bupati, dan kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Lampura.
BACA JUGA:Cilok, Jajanan Sunda Legendaris yang Tetap Eksis hingga Kini
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lampung Utara Romli menegaskan bahwa pelantikan Sekretaris Daerah dan dua jabatan pimpinan tinggi pratama eselon II ini merupakan momentum penting dalam memperkuat roda pemerintahan daerah.
Ia berharap kehadiran Sekda yang baru dapat mendorong kinerja birokrasi yang lebih solid dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Saya harap dengan dilantiknya Sekretaris Daerah, kinerja Pemerintah Kabupaten Lampung Utara dapat semakin kuat, efektif, akuntabel, dan profesional,” ujar Romli.
Romli juga menekankan peran strategis Sekda sebagai motor penggerak birokrasi sekaligus penghubung antarperangkat daerah dalam mewujudkan visi dan misi bupati secara berkesinambungan.
BACA JUGA:Rahasia Kulit Kencang dan Sendi Sehat, Deretan Makanan dan Minuman Alami Kaya Kolagen
Menurutnya, jabatan Sekretaris Daerah memiliki posisi sentral dalam koordinasi penyelenggaraan pemerintahan daerah.
“Untuk itu, jabatan Sekretaris Daerah memiliki peran penting dan strategis dalam penggerak birokrasi serta koordinator penyelenggaraan pemerintahan sebagai penghubung seluruh perangkat daerah Lampung Utara,” lanjutnya.
Lebih jauh, Wakil Bupati Lampung Utara menjelaskan bahwa bukan hanya Sekda yang memegang peran penting, tetapi juga Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.
Kedua posisi tersebut dinilai strategis dalam menjaga stabilitas daerah dan menentukan arah pembangunan.
BACA JUGA:Polisi Selidiki kematian pria di kamar kos Labuhan Ratu, rekaman CCTV jadi petunjuk penting