Irama deburan ombak yang terus menerus menciptakan suasana alami yang menenangkan, sekaligus memperkuat kesan pantai yang masih perawan dan jauh dari hiruk-pikuk aktivitas wisata massal.
Sepanjang garis pantai, berdiri deretan pohon kasuari yang tumbuh memanjang mengikuti batas pesisir.
Pohon-pohon ini berjarak relatif seragam, sekitar enam hingga delapan meter antarbatang, dan memberikan sentuhan hijau yang kontras dengan warna pasir.
Selain memperindah pemandangan, keberadaan kasuari juga berfungsi sebagai pelindung alami dari terpaan angin laut.
BACA JUGA:Rumah Ketua Ranting PDIP Terbakar, Mukhlis Basri Hadir Menguatkan
Berdasarkan penuturan masyarakat setempat, sebagian pohon tersebut diperkirakan telah berusia puluhan tahun, menjadikannya bagian penting dari ekosistem pantai.
Kombinasi antara pasir putih yang menyerupai gurun, ombak laut yang unik, serta barisan pohon kasuari menciptakan lanskap alami yang sangat fotogenik.
Banyak pengunjung memanfaatkan momen pagi dan sore hari untuk menikmati perubahan cahaya matahari yang menciptakan bayangan dramatis di permukaan pasir.
Pada waktu-waktu tersebut, Pantai Oetune menampilkan suasana yang tenang, hangat, dan sarat nilai estetika.
BACA JUGA:Kuku Rapuh Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan, Ini Penyebab dan Solusinya
Hingga kini, Pantai Oetune masih tergolong sebagai destinasi wisata yang alami dan minim sentuhan pembangunan. Kondisi tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang mendambakan suasana sunyi dan pengalaman berwisata yang dekat dengan alam.
Keasrian pantai ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengelolaan wisata berbasis kelestarian lingkungan agar pesona alamnya tetap terjaga.
Dengan keunikan lanskap dan karakter alam yang dimiliki, Pantai Oetune berpotensi menjadi salah satu ikon wisata unggulan di Timor Tengah Selatan.
Keindahan yang ditawarkan bukan hanya memanjakan mata, tetapi juga menghadirkan pengalaman ruang yang berbeda, menjadikan Pantai Oetune sebagai destinasi yang layak diperhitungkan dalam peta pariwisata Nusa Tenggara Timur.(*)