Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat sinergi ekonomi regional, meningkatkan investasi, serta mendorong pemerataan pembangunan di kedua provinsi.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Gubernur Jawa Tengah beserta jajaran.
Ia menegaskan bahwa hubungan antara Lampung dan Jawa Tengah telah terjalin lama dan berkembang kuat, tidak hanya dalam kerja sama pemerintahan, tetapi juga hubungan sosial dan kultural masyarakat.
Menurutnya, Jawa Tengah memiliki kekuatan di sektor pangan, industri, dan kualitas sumber daya manusia, sementara Lampung memiliki posisi strategis sebagai gerbang Pulau Sumatera dengan potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, dan industri pengolahan. Sinergi potensi tersebut diyakini akan menghasilkan manfaat yang lebih optimal bagi kedua daerah.
BACA JUGA:Produksi Kopi Lampung Barat 2025 Masih Stabil, Perubahan Iklim Jadi Ancaman Serius 2026
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan pentingnya kolaborasi antarpemerintah daerah sebagai kunci pertumbuhan ekonomi.
Ia menyebutkan bahwa kerja sama lintas provinsi berbasis business to business (B to B) menjadi model yang perlu terus dikembangkan.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi Provinsi Lampung untuk memperkuat konektivitas ekonomi dengan Jawa Tengah. Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi baru yang saling menguntungkan dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Ahmad Luthfi.