Maksimalkan Sirkulasi Udara agar Aroma Tidak Terjebak
Udara yang pengap dapat membuat aroma kurang sedap bertahan lebih lama. Membuka jendela secara rutin di pagi hari membantu mengganti udara lama dengan udara segar.
Sirkulasi yang baik juga mencegah kelembapan berlebih yang dapat memicu bau apek.
Jika memungkinkan, gunakan exhaust fan atau ventilasi tambahan di dapur dan kamar mandi agar bau tidak menyebar ke seluruh rumah.
BACA JUGA:Patung Sphinx: Penjaga Abadi Peradaban Mesir Kuno
Pilih Aroma Khas yang Lembut dan Konsisten
Hotel mewah biasanya menggunakan aroma khas yang tidak terlalu menyengat, seperti lavender, white tea, sandalwood, atau citrus lembut.
Di rumah, pilih satu atau dua aroma utama agar wanginya konsisten dan tidak bercampur berlebihan.
Aroma yang lembut akan memberikan kesan elegan dan menenangkan, sekaligus cocok digunakan dalam jangka panjang tanpa membuat pusing.
BACA JUGA:Akses Mobil Segera Terbuka, Jembatan Beton Seranggas Ditarget Rampung Januari 2026
Gunakan Pewangi Ruangan yang Tepat
Beragam pilihan pewangi bisa digunakan sesuai kebutuhan, mulai dari diffuser minyak esensial, lilin aromaterapi, hingga reed diffuser.
Diffuser elektrik cocok untuk penggunaan rutin karena aromanya stabil dan tahan lama.
Sementara itu, lilin aromaterapi bisa digunakan pada momen tertentu untuk menciptakan suasana hangat dan eksklusif, seperti saat bersantai di malam hari.
BACA JUGA:Setahun, Dana CSR dari Seluruh Perusahaan di Lambar Hanya Terkumpul Rp1,55 Miliar
Manfaatkan Bahan Alami sebagai Pengharum