Performa Kencang untuk Gaming dan Pekerjaan Kreatif
Dari sisi performa, ASUS ROG Zephyrus G16 mengandalkan Intel Core Ultra 9 yang dipadukan dengan NVIDIA GeForce RTX 5070 Ti Laptop GPU. Kombinasi ini menjadikannya sangat mumpuni untuk menjalankan game AAA modern di resolusi 1440p, melakukan rendering, editing video, hingga menangani pekerjaan kreatif dan beban kerja berbasis AI tingkat ringan hingga menengah.
Meski demikian, karena desain bodinya yang tipis, daya maksimum GPU pada Zephyrus G16 berada di bawah laptop gaming berukuran besar seperti ROG Strix atau seri desktop replacement.
Dampaknya, performa mentahnya sedikit lebih rendah, meskipun dalam penggunaan nyata tetap terasa sangat cepat dan responsif.
Sistem Pendingin Efisien dengan Kompromi yang Wajar
ASUS membekali Zephyrus G16 dengan sistem ROG Intelligent Cooling yang mencakup vapor chamber, kipas Arc Flow generasi terbaru, serta penggunaan liquid metal pada prosesor. Untuk ukuran bodinya yang ramping, sistem pendinginan ini tergolong efektif dalam menjaga kestabilan performa.
Namun saat digunakan untuk gaming berat atau beban kerja intensif dalam durasi panjang, suhu perangkat tetap bisa meningkat dan suara kipas menjadi cukup terdengar.
Kondisi ini merupakan kompromi yang hampir tidak terhindarkan pada laptop gaming tipis dengan spesifikasi kelas atas.
Mobilitas dan Daya Tahan Baterai
Dalam penggunaan ringan seperti browsing, mengetik, atau pekerjaan kantor, ASUS ROG Zephyrus G16 mampu bertahan sekitar 6 hingga 8 jam. Angka tersebut tergolong baik untuk sebuah laptop gaming 16 inci.
Sebaliknya, ketika digunakan bermain game tanpa adaptor, daya tahan baterai akan turun signifikan, sebuah karakteristik yang umum di segmen laptop gaming.
Untungnya, ASUS menyertakan fitur fast charging yang memungkinkan pengisian daya hingga sekitar 50 persen dalam waktu kurang lebih 30 menit.
Harga ASUS ROG Zephyrus G16 di Akhir 2025