Tanjung Rapa Pelangi, Surga Tersembunyi di Balik Batu Vulkanik Jailolo

Jumat 28-11-2025,16:55 WIB
Reporter : Yayan Prantoso
Editor : Budi Setiawan

Keunikan Tanjung Rapa Pelangi sangat terasa sejak langkah pertama menapaki kawasan pantainya. Tidak seperti pantai-pantai populer lain yang identik dengan hamparan pasir putih luas, kawasan ini justru dipenuhi susunan batu-batu besar yang terserak sepanjang garis pantai. 

Batuan tersebut diyakini merupakan material vulkanik purba hasil letusan gunung berapi pada masa lalu. Pemandangan tersebut memberikan karakter berbeda dan atmosfer yang tidak mudah ditemukan di pantai lain.

Pepohonan bakau tumbuh rapat di tepi pantai, sementara di kejauhan tampak barisan perbukitan hijau yang menambah kesan alami dan menenangkan. 

Di balik gugusan batu vulkanik tersebut, tersembunyi sebuah kawasan hijau layaknya taman tropis yang menampung sebuah resort bernuansa alami. 

BACA JUGA:Ibunda Virgoun Bantah Cari Popularitas di Kasus Inara Rusli, Utamakan Kesejahteraan Cucu

Bangunan-bangunan kayu berdiri bersahaja di antara rimbunnya bakau, memberikan pengalaman menginap yang menyatu dengan alam.

Dari tempat ini, para tamu dapat menyaksikan panorama matahari terbenam yang memancarkan gradasi warna indah, ditemani debur ombak dan suasana yang jauh dari kebisingan. 

Selain keindahan daratannya, wilayah pesisir Tanjung Rapa Pelangi juga menyimpan keajaiban bawah laut. 

Air lautnya yang sangat jernih memungkinkan pengunjung melihat langsung terumbu karang dan ikan-ikan tropis beraneka warna dari permukaan.

BACA JUGA:Rahasia Rambut Sehat dan Berkilau: Cara Tepat Merawat Rambut Setelah Keramas

Aktivitas snorkeling menjadi pilihan favorit pelancong yang ingin menikmati keindahan bawah laut secara lebih dekat. 

Pengalaman wisata di kawasan ini akan semakin lengkap jika kedatangan wisatawan bertepatan dengan pelaksanaan Festival Teluk Jailolo, sebuah agenda budaya yang rutin digelar setiap bulan Juni. 

Festival tersebut menampilkan pertunjukan adat, prosesi tradisi, serta pementasan seni yang merefleksikan kekayaan budaya masyarakat Halmahera Barat.

Ribuan orang datang menyaksikan festival ini setiap tahun, menjadikannya salah satu agenda pariwisata terbesar di Maluku Utara. Tidak lengkap berwisata jika belum mencicipi kuliner khas daerah setempat. 

BACA JUGA:Inara Rusli Resmi Laporkan Penyebar Rekaman CCTV ke Bareskrim, Tegaskan Hak Privasi

Wisatawan dapat menikmati papeda dengan kuah ikan kuning yang kaya rempah, pisang goreng dengan sambal pedas manis yang menjadi favorit penduduk lokal, serta air guraka atau es kelapa muda yang menyegarkan di tengah suasana pantai.

Kategori :